Selasa, 10 Maret 2026

Follow us:

infobrand

Bank Jago Hadirkan Kampanye ‘Berkantong Royong’ untuk Dukung UMKM di Ramadan 2026

Kampanye Berkantong Royong dari Bank Jago pada Ramadan 2026 dorong kolaborasi promosi UMKM dan pemanfaatan fitur Kantong Bersama.

Bank Jago Hadirkan Kampanye ‘Berkantong Royong’ untuk Dukung UMKM di Ramadan 2026 Program Berkantong Royong Bank Jago memanfaatkan tirai kedai sebagai media promosi kolaboratif bagi UMKM selama Ramadan.

INFOBRAND.ID, Jakarta – PT Bank Jago Tbk meluncurkan kampanye ‘Berkantong Royong’ pada Ramadan 2026 sebagai inisiatif yang mengajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk saling mendukung melalui kolaborasi promosi. Program ini memanfaatkan tirai penutup kedai saat jam puasa sebagai media promosi bagi pelaku usaha lain, sehingga menciptakan ruang kolaborasi di antara pelaku bisnis lokal.

Kampanye ‘Berkantong Royong’ dirancang untuk memperkuat sinergi antar pelaku usaha dalam ekosistem keuangan digital. Dalam program ini, tirai penutup kedai yang biasanya hanya berfungsi sebagai pembatas operasional pada siang hari diubah menjadi media promosi yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha lain untuk memperkenalkan produk mereka kepada pelanggan.

Head of Retail Banking Brand & Marketing Bank Jago, Michael Hartawan, mengatakan bahwa kampanye ini menjadi bagian dari upaya Bank Jago menghadirkan semangat kolaborasi selama Ramadan. “Melalui ‘Berkantong Royong’, kami ingin menghadirkan momen penuh berkah. Dengan menciptakan ruang kolaborasi bagi pelaku usaha untuk saling mendukung, inisiatif ini sejalan dengan komitmen Bank Jago untuk memperluas kesempatan tumbuh bagi berjuta orang,” ujar Michael.

Dalam implementasinya, pelaku usaha lokal dapat menampilkan promosi produk mereka pada tirai kedai milik mitra yang berpartisipasi dalam program tersebut. Pendekatan ini memungkinkan bisnis kecil menjangkau audiens yang lebih luas sekaligus memperkuat keterhubungan antar pelaku usaha di berbagai wilayah.

Program ‘Berkantong Royong’ telah melibatkan ratusan usaha lokal yang tersebar di beberapa kota, mulai dari Jakarta hingga Bali. Sejumlah pelaku usaha yang ikut berpartisipasi antara lain Sunyi Coffee, Toko Kopian, Futago, serta jaringan rumah makan seperti Warteg Rio dan Warteg Bumi Bahari.

Selain menghadirkan media promosi kolaboratif, kampanye ini juga terhubung dengan fitur digital Bank Jago. Para pelaku usaha memanfaatkan fitur Kantong Bersama pada aplikasi Jago dan Jago Syariah untuk mengelola dana hasil kolaborasi. Fitur tersebut memungkinkan pengelolaan transaksi secara bersama dengan pencatatan yang lebih rapi dan transparan.

Melalui fitur Kantong Bersama, pemilik kedai dan pelaku usaha yang mempromosikan produknya dapat memantau arus kas secara real-time. Sistem ini mendukung transparansi dalam pembagian hasil sekaligus membantu pengelolaan transaksi kolaboratif antar pelaku usaha.

Reza Kusumah, pemilik RM Sinar Gakong yang turut berpartisipasi dalam program ini, menyampaikan pengalamannya terkait dampak program terhadap bisnisnya. “Program ini membantu meningkatkan exposure usaha kami di media sosial dan mempermudah pengelolaan dana. Selain itu, kolaborasi ini mendorong adopsi pembayaran digital di kalangan pelanggan kami,” ungkapnya.

Pandangan serupa disampaikan Donny Kusmadi dari Toko Kopian. Ia menilai konsep kolaborasi yang dihadirkan dalam program ‘Berkantong Royong’ dapat mempertemukan berbagai pelaku usaha dalam satu ekosistem yang saling mendukung.

Melalui kampanye ‘Berkantong Royong’, Bank Jago menghadirkan pendekatan kolaboratif yang menggabungkan promosi kreatif dengan pemanfaatan fitur keuangan digital. Inisiatif ini melibatkan pelaku usaha lokal untuk memperluas jangkauan bisnis sekaligus memanfaatkan layanan digital dalam pengelolaan transaksi selama Ramadan.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV