Kampanye NIVEA Ubah Kemacetan Jadi Peluang Penjualan, Raih Penghargaan Internasional
Kampanye NIVEA dan GrabAds ubah kemacetan jadi peluang penjualan dan raih penghargaan internasional lewat strategi Ride-Try-Buy.
Aktivitas kampanye NIVEA bersama Grab mengubah kendaraan menjadi etalase kecantikan bergerak.
INFOBRAND.ID, Jakarta – Kampanye NIVEA bersama Grab Indonesia mencatat pencapaian di tingkat regional setelah meraih dua penghargaan internasional di ajang MMA SMARTIES™ APAC 2025. Inisiatif bertajuk “Beauty Commerce Funnel on Wheels” tersebut memenangkan Silver Award untuk kategori O2O/New Retail/Innovative & New Tech Sales Channels serta Bronze Award pada kategori Integrated E-Commerce Innovation & Live Streaming. Kampanye NIVEA ini menonjolkan pendekatan pemasaran yang menghubungkan interaksi offline dengan konversi online secara terukur.
Inisiatif tersebut berangkat dari temuan TomTom Traffic Index 2024 yang menunjukkan warga Jakarta menghabiskan lebih dari 108 jam per tahun di tengah kemacetan. Situasi ini membuat banyak orang terpapar panas, polusi, dan kelembapan tinggi dalam waktu lama. Dalam konteks tersebut, kampanye NIVEA memanfaatkan momen perjalanan sebagai titik interaksi yang relevan untuk memperkenalkan solusi perawatan kulit yang dibutuhkan secara langsung.
Implementasinya dilakukan dengan mengubah ratusan unit GrabCar dan GrabBike menjadi media distribusi produk bergerak. Lebih dari 20.000 sampel NIVEA Body Serum dibagikan kepada penumpang saat perjalanan berlangsung. Setelah perjalanan selesai, pengguna menerima notifikasi di aplikasi Grab yang mengarahkan mereka untuk membeli produk melalui GrabMart. Skema ini membentuk alur Ride → Try → Buy, yang mengintegrasikan pengalaman offline dengan transaksi digital dalam satu ekosistem.
“Inovasi yang paling relevan adalah inovasi yang hadir di momen hidup sehari-hari masyarakat,” ujar Sawan Malik, President Director Beiersdorf Indonesia.
“Melalui kampanye ini, edukasi perlindungan kulit kami hadir dengan cara yang nyata, kontekstual, dan langsung mendorong konversi penjualan. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa inovasi tidak selalu bergantung pada promosi besar, tetapi pada pemahaman yang kuat terhadap perilaku konsumen.”
Data internal menunjukkan dampak bisnis yang terukur dari kampanye tersebut. Dua varian Body Serum mencatat peningkatan volume penjualan sebesar 41%, sementara nilai penjualan tumbuh 20% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hasil ini menunjukkan bagaimana kampanye NIVEA menggabungkan distribusi sampel, pemanfaatan data, dan integrasi platform untuk mendorong pertumbuhan penjualan.
Dari sisi mitra kolaborasi, Grab menyoroti peran ekosistemnya dalam menghadirkan brand di berbagai titik interaksi konsumen. Integrasi layanan transportasi, pemesanan makanan, dan belanja digital menjadi faktor pendukung dalam membangun jalur konversi yang lebih efektif.
“Kekuatan ekosistem Grab dan GrabAds adalah dengan menghadirkan brand di momen paling berpengaruh dalam keseharian konsumen baik ketika mereka dalam perjalanan, memesan makanan, dan berbelanja,” kata Roy Nugroho, Director of Commercial, Grab Indonesia.
“Kampanye ‘Beauty Commerce Funnel on Wheels’ membuktikan bahwa pemanfaatan iklan melalui moda transportasi (GrabBike dan GrabCar), bisa menjadi inspirasi untuk awareness hingga pembelian.”
Pencapaian di MMA SMARTIES™ APAC 2025 menempatkan kampanye NIVEA sebagai contoh penerapan strategi pemasaran berbasis momen kontekstual, data, dan teknologi terintegrasi. Pendekatan ini menunjukkan bagaimana aktivitas pemasaran dapat memanfaatkan situasi sehari-hari, termasuk kemacetan, untuk menciptakan jalur interaksi yang berujung pada transaksi. Keberhasilan kampanye NIVEA juga memperlihatkan potensi model pemasaran yang menghubungkan pengalaman fisik dengan ekosistem digital dalam satu alur yang terukur.

