Pretty Actually, Brand K-Beauty Upcycled Beauty Hadir di Indonesia
Pretty Actually hadir di Indonesia membawa konsep upcycled beauty K-beauty dengan bahan inovatif dan rangkaian skincare untuk kulit normal hingga kering.
Rangkaian skincare Pretty Actually berbasis upcycled peach untuk kulit normal hingga kering.
INFOBRAND.ID, Jakarta – Pretty Actually, brand K-beauty asal Korea Selatan, resmi hadir di Indonesia dengan membawa konsep upcycled beauty yang mengolah bahan-bahan terabaikan menjadi produk perawatan kulit bernilai tinggi. Kehadiran Pretty Actually menambah pilihan produk skincare berbasis inovasi bahan, sekaligus memperluas pendekatan K-beauty yang tidak hanya fokus pada hasil, tetapi juga proses produksi yang lebih bertanggung jawab.
Pretty Actually mengangkat inspirasi dari “unpretty ingredients”, seperti buah dan tanaman yang kurang dimanfaatkan. Bahan-bahan tersebut kemudian diproses menjadi kandungan skincare yang diformulasikan untuk mendukung fungsi alami kulit. Konsep ini menjadi diferensiasi utama brand di tengah tren K-beauty yang semakin kompetitif di pasar Indonesia.
Mengusung tagline “Real Beauty, Done Consciously,” Pretty Actually menawarkan perspektif baru dalam industri perawatan kulit. Brand ini menempatkan keberlanjutan sebagai bagian dari formulasi produk, dengan memanfaatkan bahan upcycled yang dikombinasikan dengan plant-based actives serta formula yang telah melalui uji klinis. Pendekatan ini dirancang untuk menghasilkan produk yang efektif sekaligus lebih memperhatikan aspek lingkungan.
Formulasi Pretty Actually ditujukan untuk membantu menjaga keseimbangan kulit secara menyeluruh. Fokus utamanya mencakup menjaga hidrasi, memperkuat skin barrier, dan mendukung fungsi alami kulit. Produk-produknya juga dikembangkan dengan konsep vegan formula, serta dirancang ringan sehingga tetap nyaman digunakan dalam rutinitas harian.
Di Indonesia, Pretty Actually menghadirkan lini Invigorating Range yang ditujukan bagi pemilik kulit normal hingga kering. Rangkaian ini memanfaatkan bahan utama upcycled peach yang dikombinasikan dengan kandungan aktif lainnya untuk mendukung kelembapan dan vitalitas kulit.
Invigorating Gel Cleanser menjadi salah satu produk utama dalam lini ini. Pembersih berbasis gel tersebut mengandung upcycled peach yang diformulasikan untuk membersihkan kulit kusam dan kering secara lembut sekaligus menjaga hidrasi. Teksturnya dirancang ringan agar tetap nyaman digunakan tanpa membuat kulit terasa tertarik.
Produk berikutnya adalah Invigorating Toner yang mengombinasikan upcycled peach dan ekstrak buah persik. Toner ini difokuskan pada efek melembapkan sekaligus menyegarkan, terutama untuk kulit yang terasa kasar atau kering. Formulanya ditujukan untuk membantu mempersiapkan kulit sebelum penggunaan skincare tahap berikutnya.
Selanjutnya, Invigorating Essence hadir dengan kombinasi upcycled peach dan phyto-amino. Produk ini dirancang memberikan kelembapan tambahan tanpa meninggalkan rasa lengket. Kandungan tersebut difokuskan untuk membantu menjaga keseimbangan hidrasi, terutama bagi pengguna yang membutuhkan lapisan perawatan ekstra namun tetap ringan.
Untuk perawatan yang lebih intens, Pretty Actually menghadirkan Invigorating Serum. Produk ini mengandung upcycled peach dan ceramide dengan konsentrasi 7.500 ppm. Kandungan ceramide difokuskan untuk membantu menjaga kelembapan sekaligus mendukung perlindungan skin barrier, terutama pada kondisi kulit kering atau terpapar stres lingkungan.
Melalui rangkaian produknya, Pretty Actually menghadirkan alternatif K-beauty yang menitikberatkan inovasi bahan sekaligus efektivitas formulasi. Kehadiran brand ini menunjukkan perkembangan tren skincare yang tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga pada proses dan sumber bahan yang digunakan.
Dengan konsep upcycled beauty yang diusung, Pretty Actually memperluas pilihan konsumen Indonesia dalam kategori skincare berbasis inovasi bahan. Brand ini juga menjadi bagian dari dinamika industri K-beauty yang terus berkembang, seiring meningkatnya minat pasar terhadap produk perawatan kulit dengan pendekatan formulasi yang lebih beragam.

