Jum'at, 27 Februari 2026

Follow us:

infobrand

ASDP Siapkan 60 Kapal untuk Mudik Lebaran 2026

ASDP siapkan 60 kapal untuk Mudik Lebaran 2026 guna memperlancar penyeberangan dan menekan antrean di pelabuhan utama.

ASDP Siapkan 60 Kapal untuk Mudik Lebaran 2026 Armada kapal ASDP disiapkan untuk mendukung kelancaran Mudik Lebaran 2026 di jalur penyeberangan utama.

INFOBRAND.ID, Jakarta – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan lebih dari 60 unit kapal untuk mendukung kelancaran Mudik Lebaran 2026. Penambahan armada ini ditujukan untuk memperlancar arus penyeberangan sekaligus menekan potensi antrean kendaraan di sejumlah pelabuhan utama.

Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano menyampaikan bahwa persiapan Mudik Lebaran tahun ini dilakukan dengan koordinasi lintas instansi. ASDP bekerja sama dengan kementerian terkait serta pemangku kepentingan lain guna memastikan kesiapan operasional berjalan optimal. Selain menambah kapasitas pelabuhan, perusahaan juga mengoperasikan kapal berkapasitas lebih besar dibanding tahun sebelumnya.

"Kapal yang tersedia untuk persiapan nanti ada lebih dari 60 kapal. Kapal-kapal ini memiliki kapasitas beragam, mulai dari 300 hingga 500 orang, dengan kecepatan yang lebih baik dibanding tahun lalu," ujar Yossianis (23/2).

Penyeberangan Mudik Lebaran akan difokuskan pada sejumlah pelabuhan strategis. Titik layanan utama mencakup Pelabuhan Merak–Bakauheni sebagai jalur tersibuk, serta beberapa pelabuhan penunjang seperti Pelabuhan Ciwandan, Pelabuhan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS), Pelabuhan Panjang di Lampung, dan Pelabuhan BBJ (Bandar Bakau Jaya). Pengaturan ini dilakukan untuk mendistribusikan arus kendaraan dan mengurangi konsentrasi kepadatan di satu lokasi.

Selain penguatan armada, ASDP bersama pemerintah memberikan stimulus berupa diskon tarif penyeberangan guna mengurai kepadatan selama periode Mudik Lebaran. Kebijakan ini diharapkan mendorong masyarakat mengatur jadwal perjalanan lebih fleksibel, sekaligus mendukung distribusi trafik yang lebih merata di seluruh pelabuhan.

Dari sisi ketersediaan tiket, ASDP menyebut kapasitas masih sangat mencukupi. Hingga saat ini, tingkat penjualan tiket mudik relatif rendah sehingga masyarakat masih memiliki peluang luas untuk merencanakan perjalanan lebih awal.

"Saat ini tiket yang terjual masih sangat sedikit, ketersediaan masih di atas 99,9%. Kami mengimbau masyarakat untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal secara daring agar perjalanan lebih terencana," tambahnya.

ASDP juga mengingatkan pentingnya kesiapan pemudik sebelum melakukan perjalanan. Pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat diimbau memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, sekaligus melakukan pengecekan kendaraan secara menyeluruh demi menjaga keselamatan selama perjalanan.

Langkah penambahan kapal berkapasitas besar disertai optimalisasi proses bongkar muat menjadi bagian dari strategi operasional tahun ini. Dengan kombinasi peningkatan armada dan pengaturan layanan di berbagai pelabuhan, perusahaan menargetkan waktu tunggu penumpang dapat ditekan, sehingga pengalaman Mudik Lebaran berlangsung lebih tertata.

Upaya ini mencerminkan pendekatan operasional yang berfokus pada kesiapan armada, distribusi trafik, serta koordinasi lintas lembaga. Melalui strategi tersebut, ASDP berupaya menjaga kelancaran layanan penyeberangan sekaligus memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan Mudik Lebaran dengan perencanaan yang lebih baik.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV