Head & Shoulders Edukasi Konsumen Lewat Reality Show Scalpvengers
Head & Shoulders mengedukasi konsumen melalui reality show Scalpvengers untuk menguji ketahanan kulit kepala dari ketombe di aktivitas sehari-hari.
Head & Shoulders Scalpvengers menjalani tantangan aktivitas luar ruangan di Jakarta.
INFOBRAND.ID, Jakarta – Head & Shoulders Indonesia memperkenalkan pendekatan edukasi konsumen melalui peluncuran Head & Shoulders Scalpvengers, sebuah self-produced reality game show yang dirancang untuk menguji ketahanan kulit kepala dari ketombe dan rasa gatal dalam aktivitas sehari-hari. Program ini mulai ditayangkan sejak Desember 2025 melalui kanal media sosial Head & Shoulders Indonesia dan menghadirkan format kompetisi berbasis tantangan nyata di ruang publik.
Reality show ini melibatkan enam tim yang berkeliling Jakarta untuk menyelesaikan berbagai tantangan yang merepresentasikan kondisi aktivitas masyarakat urban, khususnya mereka yang memiliki mobilitas tinggi dan sering beraktivitas di luar ruangan. Tantangan tersebut disusun untuk menggambarkan situasi yang kerap memicu masalah kulit kepala, seperti paparan panas, keringat, debu, dan polusi.
“Tingkat kepercayaan konsumen terhadap produk-produk Head & Shoulders menjadi dasar komitmen kami untuk terus mengedukasi masyarakat Indonesia tentang pentingnya menjaga kesehatan kulit kepala. Saat ini, tercatat sebanyak 69,5% penduduk Indonesia atau sekitar 199 juta jiwa berada dalam usia produktif kerja1, yang menghadapi mobilitas dan aktivitas luar ruangan yang tinggi. Kondisi ini dapat meningkatkan permasalahan kulit kepala seperti ketombe dan rasa gatal. Melalui Scalpvengers, kami ingin menghadirkan pendekatan edukatif yang realistis dan lebih relevan dengan kehidupan masyarakat, dikemas dengan cara yang meghibur, serta menunjukkan bagaimana Head & Shoulders Cool Menthol dengan Formula Baru mampu membebaskan ketombe basah dan berikan perlindungdan dari gatal bahkan di hari tidak keramas,” ujar Ayu Aradhita, Brand Director Haircare P&G Indonesia, dalam acara penayangan eksklusif episode final pada Kamis (29/1).
Head & Shoulders Scalpvengers diawali dengan audisi terbuka melalui media sosial untuk menjaring partisipasi masyarakat umum. Enam peserta terpilih kemudian dipasangkan dengan enam figur publik dari kalangan selebriti dan konten kreator, yaitu El Rumi, Zara Adhisty, Mario Caesar, Gilang Samiadji, Boah Sartika, dan Aul. Dua belas peserta ini dibagi ke dalam enam tim dengan latar belakang aktivitas luar ruangan yang beragam.
Setiap tim menghadapi sejumlah babak kompetisi dengan tantangan yang terinspirasi dari aktivitas sehari-hari. Beberapa di antaranya adalah babak Draktor (Drama ke Kantor) yang mensimulasikan rapat di atas motor pada siang hari, serta Pedas Cermat yang mengharuskan peserta mengonsumsi makanan pedas di kantin terbuka. Seluruh tantangan tersebut dirancang untuk menguji kondisi kulit kepala peserta di tengah situasi yang berpotensi memicu ketombe dan rasa gatal.
Terkait faktor medis yang memengaruhi kondisi kulit kepala, dr. Kevin Mak, dokter umum dan konten kreator kesehatan, menjelaskan, “ Secara medis, kulit kepala memiliki perlindungan alami berupa minyak dan lemak baik yang berfungsi menjaga kelembapan sekaligus melindungi dari pertumbuhan jamur. Ketika perlindungan ini melemah—baik akibat stres, perubahan hormon, maupun paparan faktor eksternal seperti sinar matahari, debu, polusi, keringat, dan minyak berlebih yang kerap dialami dalam aktivitas luar ruangan seperti yang digambarkan dalam berbagai tantangan Scalpvengers—risiko munculnya ketombe basah dan rasa gatal akan meningkat karena jamur Malassezia dapat berkembang lebih mudah. Oleh karena itu, pemilihan produk perawatan rambut dengan kandungan yang tepat menjadi penting, seperti bahan aktif Piroctone Olamine yang membantu melawan jamur penyebab ketombe sehingga dapat melindungi kulit kepala dari ketombe dan rasa gatal sekaligus menjaga kesehatan kulit kepala2”.
Dalam rangka kompetisi, para figur publik dibekali Scalpvengers Kit berisi Head & Shoulders Cool Menthol Formula Baru sebelum proses syuting dimulai. Produk ini mengandung Piroctone Olamine yang didukung Scalp Shield Technology, yang dirancang untuk membantu melindungi kulit kepala dari ketombe dan rasa gatal secara menyeluruh.
“Sejak awal diajak untuk bergabung di Head & Shoulders Scalpvengers, saya sudah sangat antusias karena konsepnya yang seru dan melibatkan banyak aktivitas di luar ruangan. Menjelang kompetisi, saya tidak memiliki persiapan khusus, sehingga saat menerima Scalpvengers Kit yang berisi Head & Shoulders Cool Menthol Formula Baru, rasanya menyenangkan bisa langsung mencobanya beberapa hari sebelum proses shooting berlangsung. Di salah satu episode, ada satu pos yang mengharuskan peserta untuk memeriksa kebersihan kulit kepala kami, dan saat diperiksa kulit kepala saya benar bebas dari ketombe. Sehingga terbukti, teknologi pada produk Head & Shoulders bikin kepala bebas dari ketombe dan gatal bahkan pas hari tidak lagi keramas,” ungkap Mario Caesar.
Penilaian kompetisi tidak hanya didasarkan pada kecepatan dan ketepatan menyelesaikan tantangan, tetapi juga mencakup kondisi kulit kepala peserta selama perlombaan. Indikasi ketombe atau kebiasaan menggaruk dapat memengaruhi perolehan poin akhir. Tim dengan poin tertinggi berkesempatan memenangkan paket liburan dan mengikuti sesi pengenalan teknologi produk Head & Shoulders bersama para ahli. Episode final Scalpvengers dijadwalkan tayang pada 1 Februari 2026 melalui TikTok dan Instagram @headandshouldersid.

