Pangsa Pasar Keagenan Allianz Tembus 24,7%
Allianz Indonesia mencatat pangsa pasar premi keagenan 24,7% dengan lebih dari 50 ribu agen dan premi bancassurance Rp1,1 triliun.
Jaringan agen Allianz Indonesia menjadi kontributor utama pertumbuhan premi keagenan hingga 2025.
INFOBRAND.ID, Jakarta – Allianz Indonesia mencatatkan penguatan signifikan pada kanal distribusi keagenan dengan kepemilikan lebih dari 50 ribu agen tenaga pemasar hingga akhir 2025. Kinerja tersebut berkontribusi langsung terhadap capaian pangsa pasar premi keagenan Allianz Indonesia yang mencapai 24,7 persen berdasarkan Annualized Premium Equivalent (APE), menjadikannya salah satu pemain utama di industri asuransi jiwa nasional.
Allianz Indonesia yang membawahi Allianz Life Indonesia, Allianz Life Syariah Indonesia, dan Allianz Utama Indonesia juga mencatatkan pertumbuhan premi dari jalur keagenan sebesar 3,3 persen secara tahunan. Hingga kuartal III 2025, total premi dari kanal ini mencapai Rp1,8 triliun, mencerminkan kontribusi berkelanjutan keagenan terhadap pendapatan perusahaan.
Chief Agency Officer Allianz Life Indonesia, Himawan Purnama, menyampaikan bahwa penguatan kualitas agen menjadi fokus utama perusahaan. "Dengan pengembangan profesional yang berkesinambungan dan pemanfaatan digitalisasi yang tepat guna, Business Partner Allianz siap menghadirkan advisori yang relevan dan membangun kepercayaan nasabah secara konsisten," kata Himawan Purnama. Pernyataan tersebut menegaskan peran agen tidak hanya sebagai tenaga pemasar, tetapi juga sebagai mitra nasabah dalam memahami kebutuhan perlindungan.
Secara struktural, jalur keagenan masih menjadi tulang punggung distribusi Allianz Indonesia. Jumlah agen yang besar memungkinkan jangkauan pasar yang luas, sekaligus memberikan fleksibilitas dalam menjangkau segmen masyarakat yang beragam. Di sisi lain, pemanfaatan teknologi digital juga disebut mendukung efektivitas kerja agen dalam memberikan layanan yang berkesinambungan kepada nasabah.
Kinerja Bancassurance Capai Rp1,1 Triliun
Selain keagenan, Allianz Indonesia juga membukukan kinerja pada kanal distribusi bancassurance. Hingga kuartal III 2025, premi dari jalur bancassurance tercatat sebesar Rp1,1 triliun dengan pangsa pasar 10,1 persen. Berdasarkan capaian tersebut, Allianz Indonesia diklaim menempati peringkat ketiga di industri asuransi jiwa untuk kanal bancassurance.
Country Chief Bancassurance Officer Allianz Life Indonesia, Ancilla Lily, menekankan pentingnya kolaborasi jangka panjang dengan mitra perbankan. "Kami percaya bahwa kolaborasi dengan para mitra perbankan untuk menghadirkan layanan berasuransi yang berkualitas dan konsisten, akan menjadi fondasi pertumbuhan yang sehat di kanal bancassurance, sekaligus memperkuat kepercayaan nasabah atas nilai jangka panjang perlindungan.” Pernyataan ini mencerminkan pendekatan Allianz Indonesia dalam memperluas distribusi produk melalui kemitraan strategis.
Ancilla juga menambahkan bahwa mulai tahun 2026, Allianz Indonesia akan terus memperkuat peran tenaga pemasar dan mitra perbankan sebagai penghubung utama dalam penyediaan solusi perlindungan bagi masyarakat Indonesia. Upaya tersebut mencakup penguatan kapabilitas sumber daya manusia serta penyediaan produk perlindungan yang relevan dengan kebutuhan jangka panjang nasabah.
Secara keseluruhan, capaian premi dari kanal keagenan dan bancassurance menunjukkan diversifikasi distribusi yang dijalankan Allianz Indonesia. Dengan kombinasi jumlah agen yang besar dan kemitraan perbankan yang berkelanjutan, perusahaan mempertahankan posisinya di tengah dinamika industri asuransi jiwa nasional hingga akhir 2025.


