Sabtu, 16 November 2019

Follow us:

infobrand

infobrand

Dana Syariah, Fintech Halal Anti Riba

Posted by: 08-11-2019 17:31 WIB 89 viewer

Dana Syariah, Fintech Halal Anti Riba
Dana Syariah

Perusahaan fintech berbasis peer-to-peer landing, Dana Syariah, memilih menggarap pasar consumtive loan segmen properti dalam berkegiatan ekonomi di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Maheso, Marketing Communication Dana Syariah kepada Redaksi pada gelaran Indonesia Fintech Show 2019 di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (8/11).

"Kami merupakan fasilitator untuk gotong-royong masyarakat atau crowd funding untuk mendanai proyek properti di Indonesia," ujarnya.

Menurut dia, target penerima pinjaman dari Dana Syariah merupakan para developer perumahan yang membutuhkan modal kerja. Total, dana masyarakat yang sudah disalurkan oleh lembaga keuangan tersebut mencapai sekitar Rp220 miliar kepada puluhan pengembang perumahan.

"Untuk transaksi peminjaman ini kami melakukannya sesuai prinsip syariah muroba'ah, yaitu imbal hasil yang diberikan kepada investor itu berupa bagi hasil. Jika dihitung-hitung berkisar antara 18% hingga 20% per tahun," ungkapnya.

Dana Syariah sendiri tidak memberikan pembiayaan dalam bentuk tunai, namun lebih kepada pembelian material bahan bangunan. Maksudnya jelas. Agar dana masyarakat yang disalurkan dapat tepat sasaran dan penggarapan segmen properti terus terjaga.

"Kami merupakan fintech syariah pertama yang menggarap pasar perumahan sebagai sasaran lending-nya," imbuhnya.

Pada pameran Indonesia Fintech Show sendiri, Dana Syariah disebut Maheso membidik peningkatan brand awareness di mata masyarakat. Sehingga, perkembangan tren berinvestasi melalui ranah financial technologi dapat terus meningkat.

"Investor kami itu paling banyak berasal dari kalangan masyarakat yang baru saja pensiun. Mengapa demikian? Karena umumnya mereka belum mempunyai kemampuan berbisnis namun memiliki keinginan untuk berinvestasi. Tapi, banyak juga dari kalangan pengusaha dan masyarakat lainnya," katanya.

Dana Syariah sendiri membidik pertumbuhan bisnis yang lumayan besar untuk tahun ini. Walaupun Maheso enggan memberikan angka pasti, namun dirinya memberikan sinyal bahwa perusahaan startup tersebut bakal terus tumbuh kencang dalam beberapa tahun kedepan.

"Angka pastinya saya tidak mengetahui secara detail karena harus melihat data. Tapi yang bisa saya katakan adalah kami akan tumbuh double digit. Apalagi banyak calon investor yang menyatakan minat untuk ambil bagian dalam bisnis kami ini," tutupnya.

Sebagai informasi, Dana Syariah melayani peminjaman kebutuhan pembangunan properti mulai dari Rp1 miliar dengan tenor 1 tahun atau lebih. Fintech berprinsip Islami ini hadir untuk memberikan manfaat dan  bagi hasil yang Halal serta terhindar dari unsur Maisir, Gharar dan Riba.

Anda tertarik berinvestasi melalui skema yang ditawarkan oleh Dana Syariah? Cukup siapkan uang sebesar Rp1 juta untuk menjadi investor kekinian sesuai prinsip Islami. 


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


BCA Lanjutkan Pertumbuhan yang Solid dan Berkelanjutan

BCA Lanjutkan Pertumbuhan yang Solid dan Berkelanjutan
PT Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA) dan para entitas anak melaporkan kinerja keuangan konsolidasi untuk periode sembilan bulan pertama 2019. Laba ber...


Kinerja PermataBank Terus Menguat di Kuartal Ketiga

Kinerja PermataBank Terus Menguat di Kuartal Ketiga
PT Bank Permata Tbk (“PermataBank” or “Bank”) mengumumkan pertumbuhan laba bersih yang signifikan dikuartalketiga yang berakhi...


Kalbe Farma Catat Pertumbuhan dalam Penjualan dan Laba Bersih

Kalbe Farma Catat Pertumbuhan dalam Penjualan dan Laba Bersih
PT Kalbe Farma Tbk dan entitas anak (“Kalbe” atau “Perseroan”) hari ini mengumumkan laporan keuangan sembilan bulan pertama&nb...


Instagram Ujicobakan Fitur Sembunyi “Like” di Indonesia

Instagram Ujicobakan Fitur Sembunyi “Like” di Indonesia
Instagram mulai, Jumat, menguji coba penyembunyian fitur menyukai atau "like" untuk para pengguna mereka di Indonesia. "Kami mendeng...