Rabu, 19 Juni 2019

Follow us:

infobrand

infobrand

FreshCare & Madu TJ, Produk Andalan Ultra Sakti

Posted by: 12-03-2019 14:23 WIB 350 viewer

FreshCare & Madu TJ,  Produk  Andalan Ultra Sakti
dok. FreshCare

Di bawah manajemen baru, PT Ultra Sakti akhir tahun 2010 meluncurkan produk OTC pertamanya minyak angin aromatherapy FreshCare. FreshCare masuk di waktu dan  strategi marketing yang tepat dan cepat meng-cover pasar dengan banyak saluran distribusi  seperti ke toko-toko obat, apotek-apotek , minimarket, dan sebagainya. “Waktu kami masuk, demand untuk produk minyak angin aromatherapy, penerimaan konsumen bagus sekali. Bahkan pesaing ada yang tidak beriklan sama sekali, mereka local brand,”ungkap Diana Christy, Direktur Sales & Marketing PT Ultra Sakti. 

Selain varian produk yang dibedakan berdasarkan fungsinya, di awal kelahirannya brand awareness FreshCare langsung digenjot melalui saluran komunikasi tradisional seperti media cetak, media elektronik dan media luar ruang. 

Maklum, meski kalangan anak muda  menyukai kehadiran kategori baru minyak angin aromatherapy dalam bentuk roll-on dan terkesan modern, namun tak dapat dipungkiri  bila  sebelumnya produk minyak angin sangat  identik dengan orangtua untuk menghilangkan berbagai gangguan kesehatan seperti masuk angin, flu,  dan sebagainya.  Image produk untuk orangtua  sempat membuat industri  minyak angin ini  sulit  berkembang.

Ada 7 varian yang ditawarkan untuk jenis minyak angin aromatherapy yang dibedakan berdasarkan fungsinya. Bahkan, setahun lalu dibuat minyak angin aromatherapy FreshCare Mix  dengan double fungsi sebagai inhaler dan minyak angin aromatherapy roll-on dengan kemasan yang mungil.  

Menurutnya,  tak seperti produk farmasi yang perijinannya sulit. Kategori  produk OTC   barrier nya sangat rendah.”Yang sulit adalah  bagaimana konsumen bisa percaya  dengan produk kami,”tutur Diana yang sukses membangun strategi pemasaran  FreshCare Teens  di kisaran tahun 2014 dengan penjualan yang luar biasa.

Apoteker lulusan Universitas Gadjah Mada ini menambahkan, kekuatan PT Ultra Sakti adalah setiap hendak meluncurkan produk baru, pihaknya  akan melakukan riset dahulu seperti melalui tahapan focus group discussion, lempar kuesioner dan sebagainya.

Diakuinya, peluang pasar minyak angin aromatherapy  masih cukup besar. Consumer insight sangat diperlukan untuk tahu apa kebutuhan konsumen.

“Sampai sekarang 80-85% budget promosi kami alokasikan melalui TVC, selebihnya kami masuk ke media luar ruang , radio dan saluran komunikasi digital. Media cetak sudah kecil sekali. Kami aktif spend budget di media out of home (OOH) seperti di pesawat, kereta dan bus. Kami melihat perilaku konsumen yang selalu membawa minyak angin dalam setiap perjalanannya naik transportasi publik ,jelas  Diana. Namun  ia menganggap, hingga saat ini media televisi masih tetap menjadi saluran komunikasi pilihan  yang paling tepat untuk produknya yang  menyasar kelas menengah bawah.

Diana meyakini, perusahaan ini sudah siap membangun pondasi dan masuk ke sosial media seperti Facebook, twitter, dan Instagram, dengan fans Facebook mencapai 160 ribu dan Follower instagram mencapai 40 ribu. Ada effort yang dilakukan perusahaan, hanya saja menurut Diana, alokasi budget yang disiapkan memang tidaklah besar. “Kalau masanya digital itu ada, kami akan switch budget dengan sangat cepat. Saat ini saja 6 brand kami ada  akun di  social media,”kata Diana.

 “Yang penting kami sudah siapkan pondasinya sejak empat tahun lalu. Untuk saat ini kami aktifkan dulu di social media,”timpal Meta Anggarini, Brand Manager FreshCare.

Di awal peluncurannya, kampanye FreshCare langsung menggunakan channel media massa dengan menggunakan endorser artis paling ngetop saat itu. Terpilihlah Agnes Monica  yang saat itu dianggap mewakili konsumen yang dituju FreshCare yang awalnya menyasar pasar segmen anak muda. Hingga sekarang   PT Ultra Sakti masih menggunakan Agnes Monica untuk kampanye iklan FreshCare, Hotin Cream  dan Madu TJ. Ditambah  artis seperti Dewi Sandra dan Lula Kamal untuk membidik ke segmen muslim untuk FreshCare, Madu TJ dan  beberapa kategori produk yang lain.

Alhasil, sejak kelahirannya di 2011, sudah 7 kali minyak angin aromatherapy  ini menyabet penghargaan Top Brand Award karena Top of Mind  sangat kuat di masyarakat.  Pengakuan juga diterima FreshCare di dunia maya yang selama tiga tahun berturut-turut memperoleh penghargaan Social Media Award untuk kategori Aromatherapy Medicated Oil, dan  penghargaan  di kategori yang sama dari Indonesia Digital Popular Brand Award (IDPBA) 2018.

Menyusul produk Madu TJ (Madu Tresno Joyo) yang juga berhasil menyabet Top Brand Award sebanyak 4 kali  berturut-turut sejak 2015 hingga sekarang. “Tambah satu lagi penghargaan untuk Hotin Cream,  obat nyeri sendi yang  tahun ini juga dapat Top Brand Award,”kata Diana.

Pada tahun 2012, PT Ultra Sakti  mengakuisisi brand Tresno Joyo  yang cukup terkenal dengan minyak telonnya. Salah satu Produk Tresno Joyo yang diperkenalkan setelah akuisisi adalah madu yang di-relaunch dan promosinya digencarkan lagi pada awal 2013. Madu ini telah mengalami rejuvenasi. Misalnya saja Madu Tresno Joyo, nama brand nya menjadi Madu TJ (penulisan Tresno Joyo dikemasannya memang disingkat TJ) dan adanya inovasi pada kemasan yang lebih modern.

Madu TJ, dalam kurun waktu satu tahun setelah rejuvinasi  langsung diterima sangat baik oleh pasar bahkan menjadi Top of Mind  di masyarakat. Untuk memberi sentuhan kekinian, dipilih Agnes Monica sebagai brand ambassador dan Lula Kamal untuk membidik pasar konsumen muslim.  

Paska akuisisi  brand Tresno Joyo dan berubah menjadi  TJ, kini rentang produk yang menggunakan brand TJ semakin banyak.  Tak hanya dipakai untuk kategori produk madu,  minyak kayu putih, telon,   dan ada juga Sari Kurma TJ yang namanya cukup diingat oleh masyarakat.   

Di lini produksi, PT Ultra Sakti juga telah memenuhi standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Selain Standar CPOB dan CPOTB, fasilitas produksi juga telah tersertifikasi Halal dari Majelis Ulama Indonesia.

Perusahaan selalu berupaya memperkuat positioning setiap produk dan melakukan diferensiasi melalui strategy quality dan strategy value. Strategy quality dengan berkomitmen memberikan produk-produk  berkualitas. Perusahaan menerapkan strategy value dengan memberikan nilai yang lebih bagi customer baik, layanan yang lebih baik dan harga yang terjangkau.

Beberapa produk unggulan perusahaan seperti FreshCare, Madu TJ, Hotin Cream dan Tresno Joyo telah mengikuti strategi  tersebut dan menjadikan produk-produk tersebut sebagai market leader dan selalu dicari oleh konsumen. Dan, dalam kurun waktu 8 tahun paska pergantian manajemen baru, PT Ultra Sakti  mampu membuktikan kesuksesannya dalam mengelola brand dengan perolehan sejumlah penghargaan  yang diinisiasi sejumlah lembaga riset dan media.-Adv


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Vitabumin Berselancar di Blue Ocean

Vitabumin Berselancar di Blue Ocean
Bagi netizen terutama kaum ibu muda,  merek Vitabumin bukanlah hal baru. Brand besutan PT AKSAMALA  Adi Andana ini sangat populer di antara...


TrueMoney Dobrak  Pasar Grassroot

TrueMoney Dobrak Pasar Grassroot
Sesuai dengan positioningnya  sebagai lembaga unbank, TrueMoney menyasar kelas C, D dan E. Mulai dari pembelian pulsa, pembayaran rekening secara...


SWEETY Is A Brand Champion Baby Diaper

SWEETY Is A Brand Champion Baby Diaper
Bermula dari misi sederhana PT  Softex Indonesia lahir di tahun 1974  ingin  menjadi bagian dari keluarga Indonesia dan apa saja kebutu...


SuperSpring, Kuasai Pasar GPS Tracker

SuperSpring, Kuasai Pasar GPS Tracker
Adalah SUPERSPRING ahlinya GPS Tracker Kendaraan. Sekali klik kata SUPERSPRING dari search enginee, dalam hitungan detik anda akan menemukan website :...