Kamis, 28 Januari 2021

Follow us:

infobrand

infobrand

Pelopor PLTS Atap Catat Peningkatan Permintaan Instalasi

Posted by: 14-01-2021 16:26 WIB 101 viewer

Pelopor PLTS Atap Catat Peningkatan Permintaan Instalasi
Instalasi PLTS Atap dikelola oleh Xurya, startup yang bergerak di bidang energi terbarukan. (Foto: Xurya Daya Indonesia)

JAKARTA - Sepanjang tahun 2020, Xurya Daya Indonesia (Xurya) sebagai startup lokal energi terbarukan yang mempelopori metode Rp 0,- (no upfront cost) dalam pembiayaan PLTS Atap, mencatat adanya peningkatan permintaan instalasi proyek PLTS Atap untuk bangunan komersial dan industri. Peningkatan permintaan ini didorong oleh tarik listrik PLTS yang semakin kompetitif bahkan lebih rendah dari pembangkit yang berasal dari energi fosil.

Tidak hanya dari industri cold storage atau warehouse yang telah lebih dulu memanfaatkan energi baru terbarukan, tahun ini permintaan instalasi PLTS Atap oleh pelanggan Xurya berasal dari industri dengan latar belakang bisnis yang beragam. Permintaan tersebut mencakup wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Makassar hingga Palembang yang terdiri dari industri keramik, industri stainless steel, industri komponen otomotif, pabrik tekstil, hotel & resorts, bahkan gedung sekolah.

Eka Himawan, Managing Director Xurya mengatakan, tahun ini permintaan instalasi PLTS Atap kepada Xurya untuk bangunan industri meningkat, baik dari kapasitas terpasang atau jenis industrinya. Jika tahun sebelumnya lebih banyak datang dari industri cold storage atau warehouse, tetapi kini industri tekstil bahkan sekolah pun juga sudah menggunakan PLTS Atap.

IKLAN INFOBRAND.ID

“Hal ini merupakan angin segar bagi kita semua karena manfaat penggunaan PLTS Atap kini semakin dirasakan oleh berbagai industri maupun komersial,”

Kementerian ESDM menyebutkan, sektor industri merupakan penyumbang kapasitas terbesar dalam pemanfaatan PLTS Atap, diikuti oleh sektor rumah tangga, sektor bisnis atau komersial dan tiga urutan terakhir adalah sektor sosial, pemerintah, dan layanan khusus. Meningkatnya minat penggunaan PLTS Atap juga didorong oleh himbauan pemerintah untuk merealisasikan kapasitas terpasang pembangkit listrik berbasis energi baru bagi para pelaku industri dan bisnis.

Karena itu, menurut Eka, tarif listrik EBT yang semakin kompetitif akan meningkatkan pengguna dari pelaku industri, sehingga dapat mempercepat realisasi kapasitas terpasang. Pihaknya berharap kehadiran Xurya dapat mengakomodir dan memberikan kemudahan green financing bagi pelaku industri dan komersial yang ingin menggunakan PLTS Atap.

“Karena kami tahu, walaupun biaya pemanfaatan sistem PLTS Atap semakin menurun, tetapi dalam skala besar, biaya investasi awal yang dikeluarkan dirasa masih cukup tinggi,” tutup Eka.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Trend E-Commerce Live Streaming dan Konten Rekomendasi Tumbuh Signifikan

Trend E-Commerce Live Streaming dan Konten Rekomendasi Tumbuh Signifikan
JAKARTA - 2020 menjadi tahun pemicu lonjakan aktivitas digital termasuk belanja online. Hasil survei dari salah satu bank swasta di Indonesia menemuka...


Brand-Brand Mobil Launching Produk Baru di Masa Pandemi

Brand-Brand Mobil Launching Produk Baru di Masa Pandemi
JAKARTA - Berdasarkan pemberitaan digital di Indonesia, Suzuki berada di urutan pertama brand terpopuler dengan adanya moto GP dengan Joan Mir (2,43...


Era Belanja Online, Paylater Bakal Naik Daun di 2021

Era Belanja Online, Paylater Bakal Naik Daun di 2021
JAKARTA - Fenomena konsep buy now pay later (BNPL) “beli sekarang, bayar nanti” atau yang lebih dikenal sebagai Paylater di Indonesia kian...


Carsome Prediksi Pasar Mobil Bekas Akan Lebih Bergairah di 2021

Carsome Prediksi Pasar Mobil Bekas Akan Lebih Bergairah di 2021
JAKARTA - Tidak hanya penjualan mobil baru yang mulai pulih, animo pasar mobil bekas di Indonesia diprediksi akan semakin bergairah pada kuartal kedua...