Kamis, 13 Desember 2018

infobrand




Perkenalkan Making Indonesia 4.0 ke Dunia, Indonesia Jadi Negara Mitra Resmi Hannover Messe 2020

Posted by: 05-11-2018 17:54 WIB 56 viewer

Perkenalkan Making Indonesia 4.0 ke Dunia, Indonesia Jadi Negara Mitra Resmi Hannover Messe 2020
Kemenperin

Indonesia semakin memposisikan diri sebagai kekuatan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan terus berupaya memaksimalkan potensi di sektor industri dan perdagangan. Upaya ini didorong melalui kemitraan dengan Deutsche Messe AG pada perhelatan pameran dagang terkemuka di dunia untuk teknologi industri Hannover Messe di tahun 2020. Indonesia akan menjadi Negara Mitra Resmi (Official Country Partner) di Hannover Messe 2020.

“Menjadi Negara Mitra Hannover Messe 2020 adalah salah satu upaya kami untuk memperkenalkan roadmap Making Indonesia 4.0 ke seluruh dunia serta mendorong investasi untuk meningkatkan kemampuan manufaktur dan pengembangan infrastruktur digital,” papar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika menyaksikan penandatanganan Kontrak "Indonesia Official Partner Country at Hannover Messe 2020" yang dilakukan oleh Plt Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional Kemenperin Ngakan Timur Antara dan CEO Deutsche Messe AG Jochen Köckler di Jakarta, Kamis (1/11).

Partisipasi Indonesia sebagai Official Partner Country Hannover Messe 2018 juga memperkuat national branding untuk meningkatkan investasi asing dan mendorong kerja sama di sektor industri. “Hannover Messe akan menjadi showcase untuk menunjukkan kekuatan industri Indonesia kepada komunitas manufaktur global,” ujar Airlangga. Saat ini, sektor manufaktur berkontribusi hampir 20% terhadap PDB nasional.

Status sebagai negara mitra juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara Indonesia dengan Jerman. Airlangga mengatakan, kolaborasi antara Indonesia dan Jerman yang semakin menguat sejak pemerintahan Presiden BJ. Habibie dapat ditingkatkan ke level selanjutnya untuk peningkatan investasi dan kerja sama strategis.

Jerman dan Indonesia telah mempertahankan hubungan ekonomi selama bertahun-tahun. Nilai perdagangan total antara kedua negara mencapai lebih dari USD 6,2 miliar pada tahun 2017 dan Investasi Langsung Jerman mencapai USD 289 juta pada tahun yang sama. Saat ini, ada lebih dari 250 perusahaan multinasional Jerman yang beroperasi di Indonesia. Proyek investasi Jerman di Indonesia masih didominasi oleh sektor industri logam dan mesin, industri kimia dan farmasi, transportasi, penyimpanan, dan industri komunikasi.


Menteri Bidang Ekonomi dan Energi Federasi Jerman Peter Altmaier yang menyaksikan penandatanganan bersama Menperin menyampaikan, perlu penguatan kerja sama internasional dalam menghadapi gelombang besar inovasi serta perubahan struktur pekerjaan sebagai dampak era Industry 4.0. “Kami melihat Indonesia adalah partner yang terpercaya untuk hal ini,” ungkapnya. Altmaier juga menyampaikan bahwa Indonesia dipandang oleh Jerman sebagai negara dengan demokrasi yang stabil serta memiliki basis industri yang kuat.

CEO Deutsche Messe AG Jochen Köckler mengatakan, untuk menjadi negara mitra Hannover Messe kriterianya tidak hanya mampu menarik perhatian pengunjung dan media, tetapi juga memiliki peran di tingkat politik tertinggi. Indonesia akan menjadi Negara Mitra Resmi, mengikuti jejak Meksiko, Polandia, Amerika Serikat, India dan Belanda. “Indonesia adalah negara yang menarik dari sisi manufaktur dan energi yang bisa menggunakan peluangnya sebagai negara mitra dan menampilkan diri sebagai lokasi investasi yang dapat diandalkan dan kooperatif,” ujar Köckler.

Hannover Messe berlangsung di Jerman dan menghadirkan lebih dari 6.500 peserta dari pelaku industri terkemuka di seluruh dunia yang berasal dari sekitar 73 negara. Setiap tahunnya, pameran ini dikunjungi oleh lebih dari 225.000 pengunjung dari sekitar 91 negara dan menghasilkan sekitar 5,6 juta kontak bisnis. Sebagai negara partner resmi, Indonesia akan menempati Central Pavilion seluas 1.300 m2 dan beberapa Paviliun Satelit yang bersifat tematik.

Persiapan Partner Country Hannover Messe 2020

Plt Dirjen KPAII Kemenperin Ngakan Timur Antara menyampaikan, Kemenperin bekerja sama dengan Deutsche Messe telah menyelenggarakan Workshop Penjajakan (kick-off workshop) dengan mengundang kementerian/lembaga terkait pada Juli lalu. “Di sana kami memaparkan manfaat keikutsertaan sebagai partner country. Kemenperin mengharapkan dukungan dari Kementerian dan Lembaga terkait untuk mensukseskan persiapan dan pelaksanaan Indonesia sebagai official partner country pada Hannover Messe 2020,” jelas Ngakan.

Dalam pameran tersebut, Indonesia akan berkesempatan menampilkan berbagai produk dan solusi inovatif manufaktur, mempromosikan peluang investasi, serta memperkenalkan kekuatan dan potensi penerapan Industry 4.0 di Indonesia yang berfokus pada lima (5) sektor utama untuk implementasi awal, yaitu: Makanan dan minuman, Tekstil dan pakaian, Otomotif, Kimia, dan Elektronika.

 

 

 

Pemerintah Indonesia saat ini sedang mengembangkan insentif bagi perusahaan yang menerapkan teknologi Industri 4.0. Selain mempercepat adopsi teknologi, Indonesia juga fokus mempersiapkan bakat dan keterampilan yang tepat bagi SDM industri untuk membangun ekonomi digital dengan memperkuat pendidikan kejuruan melalui tautan dan program pertandingan. “Menjadi Official Partner Country dalam Hannover Messe 2020 merupakan salah satu milestone dari lahirnya Industry 4.0 di Indonesia,” ujar Ngakan.

 


Kemenperin

Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Konsolidasi Guna Penguatan Peran Badan Litbang di Dalam Perumusan Kebijakan Transportasi

Konsolidasi Guna Penguatan Peran Badan Litbang di Dalam Perumusan Kebijakan Transportasi
Setiap kementerian atau lembaga diharuskan menyusun sistem perencanaan berjenjang dimulai dari perencanaan jangka panjang, jangka menengah dan jangka...


Perkuat Upaya Perlindungan Konsumen, Mendag Tetapkan Sembilan Daerah Tertib Ukur

Perkuat Upaya Perlindungan Konsumen, Mendag Tetapkan Sembilan Daerah Tertib Ukur
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyerahkan piagam penghargaan kepada sembilan kabupaten/kota yang ditetapkan sebagai Daerah Tertib Ukur (DTU)...


Pacu Investasi Industri Lebih Masif, Pemerintah Relaksasi DNI

Pacu Investasi Industri Lebih Masif, Pemerintah Relaksasi DNI
Pemerintah terus berupaya meningkatkan nilai investasi, baik dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun penanaman modal asing (PMA). Investasi, k...


Teknologi IoT Solusi Pengembangan Industri Masa Depan

Teknologi IoT Solusi Pengembangan Industri Masa Depan
Kementerian Perindustrian mendukung penuh kepada perusahaan operator telekomunikasi di Indonesia yang dapat membangun ekosistem inovasi. Hal ini guna...


Tumbuh 10 Persen, Industri Minuman Didorong Terapkan Standar Hijau

Tumbuh 10 Persen, Industri Minuman Didorong Terapkan Standar Hijau
Kementerian Perindustrian terus mendorong sektor manufaktur di Indonesia untuk menerapkan konsep industri hijau. Upaya ini sejalan dengan salah satu p...


Perkenalkan Making Indonesia 4.0 ke Dunia, Indonesia Jadi Negara Mitra Resmi Hannover Messe 2020

Perkenalkan Making Indonesia 4.0 ke Dunia, Indonesia Jadi Negara Mitra Resmi Hannover Messe 2020
Indonesia semakin memposisikan diri sebagai kekuatan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan terus berupaya memaksimalkan potensi di sektor industri dan...


Laju Industri Sepeda Motor Kian ‘Ngacir’

Laju Industri Sepeda Motor Kian ‘Ngacir’
Indonesia tidak hanya sebagai negara ketiga terbesar di dunia setelah China dan India untuk potensi pasar sepeda motor, tetapi juga menjadi salah satu...


Industri Perhiasan Harus Perkuat ‘Branding’ Guna Bersaing di Pasar Ekspor

Industri Perhiasan Harus Perkuat ‘Branding’ Guna Bersaing di Pasar Ekspor
Kementerian Perindustrian terus mendorong penguatan branding produk perhiasan Indonesia agar lebih berdaya saing di tingkat global. Upaya in...


Trade Expo Indonesia 2018 Sukses Bukukan Rp126, 77 Triliun

Trade Expo Indonesia 2018 Sukses Bukukan Rp126, 77 Triliun
Penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) 2018 sukses meraih perolehan fantastis hingga mencapai Rp126,77 triliun. Jumlah ini berdasarkan penghitunga...


Dorong Ekspor Produk Konsumsi, Kemendag Jalin Kerja Sama dengan Retail Negara Mitra Dagang

Dorong Ekspor Produk Konsumsi, Kemendag Jalin Kerja Sama dengan Retail Negara Mitra Dagang
Dalam upaya meningkatkan ekspor khususnya produk konsumsi, Kementerian Perdagangan terus menjalin kerja sama dengan perusahaan retail dan distributor...


Kemenperin Meramu Industri Obat Tradisional Berproduksi Secara Modern

Kemenperin Meramu Industri Obat Tradisional Berproduksi Secara Modern
Kementerian Perindustrian memacu industri obat tradisional agar terus memanfaatkan teknologi digital guna membangun pabrik manufaktur yang modern seir...


Ragam Produk Indonesia, Peluang Besar Bagi Pasar Dunia

Ragam Produk Indonesia, Peluang Besar Bagi Pasar Dunia
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Arlinda menegaskan, keanekaragaman produk Indonesia merupakan peluang bagi pas...


Kemenperin Perkenalkan Teknologi Komputansi Awan Kepada IKM

Kemenperin Perkenalkan Teknologi Komputansi Awan Kepada IKM
Kementerian Perindustrian dan Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI) memperkenalkan teknologi komputasi awan (cloud computing) kepada pelaku indust...


RI Topang Asia Jadi Garda Depan Transformasi Industri 4.0

RI Topang Asia Jadi Garda Depan Transformasi Industri 4.0
Implementasi industri 4.0 di kawasan Asia dinilai dapat membangkitkan kontribusi sektor manufaktur dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi bagi negara-n...


Kemenperin Sempurnakan Peta Jalan Industri Muslim Fashion

Kemenperin Sempurnakan Peta Jalan Industri Muslim Fashion
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sedang menyempurnakan peta jalan pengembangan industri fashion muslim untuk mewujudkan Indonesia sebagai kiblat...


Sign In
VIP Members

OPINIONS







Index