Ahad, 15 Desember 2019

Follow us:

infobrand

infobrand

Resmi IPO Hari Ini, Saham AGAR Langsung Auto Reject

Posted by: 02-12-2019 14:34 WIB 101 viewer

Resmi IPO Hari Ini, Saham AGAR Langsung Auto Reject
PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR), meresmikan pencatatan sahamnya di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO), Jakarta, Senin (2/12). (Istimewa)

JAKARTA, INFOBRAND.ID – PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Senin (2/12) dengan penawaran umum saham perdana sebesar Rp110 per saham. Melalui aksi korporasi ini, perusahaan bakal meraup dana segar sebesar Rp27,5 miliar.

Dana hasil IPO sebesar 22,8 persen akan digunakan untuk membayar utang. Sementara sisanya sebesar 77,2 persen akan dipakai untuk modal kerja. Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama AGAR, Indra Widyadharma di Gedung BEI, Jakarta, Senin (2/12).

“Sekitar 20 persen pelunasan bank, 77 persen tambahan modal kerja,” ucap Indra.

Dalam pembukaan perdagangan, saham AGAR naik 77 poin ke level Rp187 dari harga IPO, atau mengalami kenaikan 70%. Saham AGAR ditransaksikan satu kali dengan volume sebanyak 50 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp935 ribu.

Dengan demikian, saham emiten produksi rumput laut ini langsung terkena penolakan otomatis (auto rejection) karena kenaikan harga saham melebihi ketentuan persentase tertinggi harian khusus saham IPO sebesar 70%.

Dengan IPO ini, Indra berharap dapat meningkatkan kapasitas produksi rumput laut kering hingga 40 persen. Selama ini, perusahaan hanya mampu memproduksi 2000 ton rumput laut kering per bulannya. Padahal permintaan jauh lebih tinggi dari itu. 

“Permintaan dari Cina saja belum bisa kami penuhi semuanya. Dengan IPO ini, semoga kami bisa layani lebih banyak pelanggan,” kata Indra.

Indra menjelaskan, rumput laut kering yang mereka produksi digunakan sebagai bahan baku pembuat agar agar. Saat ini, negara yang paling banyak menyerap rumput laut kering tersebut yaitu Cina sebesar 97 persen. Sisanya, perusahaan mengekspor ke Spanyol dan ke Chili.

Sedangkan permintaan domestik sendiri volumenya masih sangat kecil. Untuk meningkatkan kapasitas produksi, Indra mengatakan, perusahaan ke depan akan fokus menjalin kerja sama dengan koperasi dan para petani rumput laut Indonesia. 

Indra melihat, industri pengolahan rumput laut kering ke depan memiliki prospek yang masih sangat bagus. Dia pun menargetkan pendapatan 2020 bisa mencapai 420 miliar. Per kuartal III 2019, pendapatan perusahaan sebesar Rp260 miliar.

Sebagai informasi, PT Asia Sejahtera Mina merupakan perusahaan yang bergerak dibidang perdagangan rumput laut yang berupa dried eucheuma cottoni seaweed, dried eucheuma spinosum seaweed, dried graci/aria seaweed yang dapat digunakan di bidang farmasi, kosmetik, dan makanan.

Perseroan memiliki beberapa gudang yang berada di Surabaya dan Makassar. Pada 20 November 2019, Perseroan telah meresmikan dan menyelesaikan pembangunan gudang penyimpanan dan pengeringan rumput laut di Sulawesi Selatan dengan luas sekitar dua hektare (ha) dan diharapkan dapat meningkatkan volume produksi maupun ekspor dan perseroan.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Baru Melantai di Bursa, Emiten Pengolahan Kayu Ini Siap Pacu Ekspor ke Jepang

Baru Melantai di Bursa, Emiten Pengolahan Kayu Ini Siap Pacu Ekspor ke Jepang
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Emiten pengolahan kayu PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk (IFII) berencana untuk memacu ekspor ke pasar kayu Jepang. H...


Resmi IPO, Saham Indonesia Fibreboard Naik 69,52% dan Langsung ARA

Resmi IPO, Saham Indonesia Fibreboard Naik 69,52% dan Langsung ARA
JAKARTA, INFOBRAND.ID - PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk (IFII) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui pencatatan saham perdana (ini...


Groundbreaking Lubricants Technology Center: Investasi Teknologi dan Services Masa Depan

Groundbreaking Lubricants Technology Center: Investasi Teknologi dan Services Masa Depan
Dalam menjalankan visinya untuk menjadi perusahaan pelumas kelas dunia, PT Pertamina Lubricants, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak...


PANASONIC GOBEL AWARDS KE – 22, Panasonic Beri Penghargaan Bagi Kreator Konten Digital

PANASONIC GOBEL AWARDS KE – 22, Panasonic Beri Penghargaan Bagi Kreator Konten Digital
INFOBRAND.ID - Revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan  pesatnya perkembangan dunia digital membuat saluran  kreatifitas menjadi sem...