Selasa, 07 Juli 2020

Follow us:

infobrand

infobrand

Strategi Campina di Fase New Normal

Posted by: 19-06-2020 10:06 WIB 208 viewer

Strategi Campina di Fase New Normal
Ilustrasi es krim Campina (Istimewa)

JAKARTA, INFOBRAND.ID – Perlahan tapi pasti, masa transisi fase kenormalan baru atau new normal mulai diberlakukan. Dimana masyarakat diberi kelonggaran untuk kembali melakukan aktivitas, namun tetap mengikuti protokol kesehatan sesuai yang dianjurkan pemerintah.

Langkah ini pun disambut baik oleh semua para pelaku bisnis di tanah air untuk kembali bangkit setelah tiga bulan lamanya dihantam krisis atas dampak pandemi Covid-19 yang semakin masif terjadi. Salah satunya adalah PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP).

Saat dihubungi INFOBRAND.ID melalui sambungan telepon pada Kamis (18/6) kemarin, Direktur PT Campina Ice Cream Industry Tbk, Adji Anjono mengatakan bahwa di era new normal ini pihaknya secara perlahan kembali melakukan pengecekan kepada toko-toko yang tutup.

IKLAN INFOBRAND.ID

“Sebenarnya tidak ada strategi khusus. Kami cuma kembali cek toko-toko yang kemarin tutup, apakah sudah buka atau belum,” ujarnya.

Sementara di perusahaan sendiri, kata Adji, pihaknya tetap mematuhi anjuran pemerintah seperti masuk kantor secara bergiliran, menggunakan masker dan sebagainya.

“Buat kita new normal ini lebih ke perilaku atau tata kerja sesuai dengan prosedur Covid-19. Tapi kalau distribusi dan perdagangan tidak ada istilah new normal. Karena menurut saya new normal itu berlaku untuk bisnis yang sifatnya interface dengan consumer seperti F&B atau restoran. Kalau kami kan distribusi jadi tidak ada bersentuhan langsung dengan end user consumer,” jelasnya.

Sepanjang masa pandemi, Campina terus memaksimalkan penjualannya melalui home delivery service, sebuah layanan pesan antar es krim sampai ke rumah. Bahkan hingga saat ini, layanan home delivery service Campina sudah mencakup seluruh area pulau Jawa di Indonesia.

Dikatakan oleh Adji, penjualan es krim melalui layanan home delivery telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding dengan masa sebelum pandemi.

“Sejauh ini kita naik 5 kali lipat dari biasanya. Karena memang orang banyak yang di rumah dan menggunakan fasilitas itu. Apalagi kita sekarang bekerjasama dengan beberapa marketplace, jadi banyak channel yang bisa diakses konsumen,” katanya pada INFOBRAND.ID pada Jumat (22/5) lalu.

Menurutnya, layanan home delivery service tersebut merupakan salah satu strategi utama Campina untuk mengatasi situasi sulit di masa covid-19. “Jadi memang home delivery ini adalah strategi utama kita. Dipopulerkan lewat sosial media seperti Instagram dan sebagainya. Semangat konsumen juga mudah untuk mengakses channel produk kita,” tambahnya.

Laporan Keuangan CAMP Kuartal I 2020

PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) sudah merilis laporan keuangan periode kuartal I 2020. Jika melihat laporan tersebut, kinerja perusahaan emiten es krim ini cenderung lesu. Dimana pada tiga bulan pertama (Januari-Maret) 2020, penjualan bersih CAMP tercatat sebesar Rp211,83 miliar atau turun 3,92% dibanding penjualan bersih periode sama tahun lalu yang mencapai Rp220,48 miliar.

Beban pokok penjualan juga turun sebesar 6,17% secara tahunan atau year-on-year (yoy) dari Rp92,20 miliar pada kuartal I tahun lalu menjadi Rp86,51 miliar di tiga bulan pertama tahun ini.

Meski begitu, CAMP membukukan kenaikan pada beban penjualan dan beban umum dan administrasi. Tercatat dalam laporan keuangan perusahaan, , beban penjualan CAMP tercatat naik 5,61% yoy dari semula Rp45,63 miliar di kuartal I 2019 menjadi Rp48,19 miliar pada kuartal I 2020. Sedangkan beban administrasi dan umum naik tipis 2,77% yoy dari Rp61,45 miliar di kuartal I 2019 menjadi Rp63,16 miliar di kuartal I 2020.

IKLAN INFOBRAND.ID

Sementara itu, beban keuangan turun 11,48% yoy menjadi Rp124,03 juta di kuartal I 2020. Sebelumnya, beban keuangan CAMP mencapai Rp140,13 juta pada kuartal pertama tahun 2019

Alhasil, CAMP hanya mengempit laba bersih sebesar Rp11,65 miliar di akhir Maret 2020 atau turun 35,60% dibanding laba bersih kuartal I 2019 yang tercatat sebesar  Rp18,09 miliar.

Per 31 Maret 2020, aset CAMP tercatat  sebesar Rp1,07 triliun. Angka tersebut terdiri dari ekuitas sebesar Rp947,04 miliar dan liabilitas sebesar Rp129,83 miliar.

Sementara itu saldo akhir kas dan setara kas tercatat sebesar Rp367,36 miliar per 31 Maret 2020. Angka ini naik 5,54% bila dibandingkan saldo awal kas dan setara kas tahun buku 2020 yang tercatat sebesar Rp348,06 miliar.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Cloud Kitchen Jadi Andalan Boga Group di Era New Normal

Cloud Kitchen Jadi Andalan Boga Group di Era New Normal
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Era new normal membuat mal dan restoran mulai membuka diri. Akan tetapi, mayoritas konsumen merasa tetap waspada untuk menikma...


Omni Channel Jadi Pilihan Branding yang Tepat Saat Ini

Omni Channel Jadi Pilihan Branding yang Tepat Saat Ini
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Pandemik yang terjadi selama lebih dari tiga bulan ini telah menimbulkan perubahan maha dahsyat dunia usaha di Tanah Air. Bany...


Protokol COVID-19, Faktor Kunci Kebangkitan Industri Event

Protokol COVID-19, Faktor Kunci Kebangkitan Industri Event
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Sektor industri event baik konser musik, sport, seminar, hingga pameran adalah sektor yang termasuk paling terdampak oleh adan...


Bank BRI Terus Pacu Transformasi Digital

Bank BRI Terus Pacu Transformasi Digital
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Industri perbankan tampaknya terus berkejaran dengan waktu di era new normal ini. Di sisi kredit, mereka harus melakukan...


Sign In
VIP Members

OPINIONS




Index

INFOBRAND LETTER




Index

BRAND PRACTITIONERS




Index
NABATI