JNE Tangerang Operasikan 10 Mobil Listrik untuk Pengiriman Paket
JNE Tangerang operasikan mobil listrik untuk pengiriman paket last mile, dorong efisiensi operasional dan dukung transportasi ramah lingkungan.
Seremonial serah terima mobil listrik JNE Tangerang sebagai bagian dari operasional pengiriman paket ramah lingkungan.
INFOBRAND.ID, Jakarta – JNE Cabang Utama Tangerang mulai mengoperasikan mobil listrik untuk mendukung pengantaran paket ke alamat akhir pelanggan atau last mile delivery. Penggunaan kendaraan ramah lingkungan ini menandai langkah perusahaan dalam mengadopsi praktik operasional yang lebih berkelanjutan di sektor logistik.
Seremonial serah terima 10 unit mobil listrik jenis blindvan digelar pada beberapa waktu lalu di Talaga Seafood Restaurant BSD, Kota Tangerang Selatan. Acara tersebut dihadiri jajaran manajemen JNE Tangerang, termasuk Igo Ilham dan Kepala Cabang JNE Tangerang Teddy Apriadi. Dari JNE Pusat, hadir National Operations Division Head JNE Jon Tri Kusnanto serta Kepala Divisi Business Development and Partnership JNE Mayland Hendar Prasetyo. Turut hadir Direktur Operasional Wuling, Hari Kamora.
Teddy Apriadi menjelaskan bahwa penyerahan 10 unit kendaraan listrik dari PT Kamora sebagai perwakilan Wuling menjadi bagian dari komitmen JNE Tangerang dalam beralih ke moda transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. “Sepuluh unit kendaraan listrik ini sebagai upaya nyata JNE Tangerang untuk beralih ke kendaraan yang lebih hemat energi, ramah lingkungan dan juga efisien. Dengan kendaraan listrik ini diharapkan nantinya udara menjadi lebih sehat dan lebih ramah lingkungan,” ungkapnya.
Mobil listrik tersebut akan difokuskan untuk operasional pengiriman paket di wilayah Kota Tangerang. Menurut Teddy, penggunaan kendaraan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi distribusi sekaligus memberikan dampak positif terhadap lingkungan. “Semoga dengan kendaraan listrik ini, proses delivery menjadi lebih cepat, efisien dan tentunya bisa ikut menyumbang terciptanya udara bersih,” tandas Teddy.
Langkah adopsi mobil listrik dalam operasional logistik juga mendapat tanggapan dari pihak produsen kendaraan. Direktur Operasional Wuling, Hari Kamora, menyampaikan bahwa tren efisiensi dan keberlanjutan menjadi perhatian utama berbagai sektor, termasuk transportasi dan distribusi. “Hari ini dunia dan Indonesia berlomba-lomba mengejar efisiensi, efektivitas dan tentunya ramah lingkungan. Kendaraan listrik adalah solusinya, hemat energi dan sangat ramah lingkungan. Semoga dengan kendaraan listrik ini JNE Tangerang ke depannya semakin berjaya,” ujarnya.
Penggunaan mobil listrik dalam kegiatan distribusi last mile semakin relevan seiring meningkatnya volume pengiriman di sektor logistik dan e-commerce. Kendaraan listrik dinilai memiliki potensi untuk menekan emisi sekaligus mendukung efisiensi operasional, terutama di area perkotaan dengan mobilitas tinggi. Implementasi ini juga mencerminkan upaya pelaku industri logistik dalam menyesuaikan operasional dengan tren keberlanjutan.
Bagi JNE Tangerang, pengoperasian mobil listrik menjadi bagian dari penguatan layanan distribusi di wilayah urban. Selain mendukung efisiensi pengiriman, inisiatif ini juga menunjukkan upaya adaptasi terhadap perubahan teknologi transportasi. Ke depan, pemanfaatan mobil listrik dalam operasional logistik diperkirakan akan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan layanan pengiriman yang cepat, efisien, dan lebih ramah lingkungan.

