Kamis, 19 Februari 2026

Follow us:

infobrand

Mister Donut: Transformasi Waralaba dan Keberhasilan Konsep Retail Modern

Mister Donut mengukuhkan posisi di pasar F&B global melalui strategi ekspansi strategis dan inovasi produk seperti Pon de Ring yang menjadi ciri khas merek.

Mister Donut: Transformasi Waralaba dan Keberhasilan Konsep Retail Modern Suasana operasional di salah satu gerai Mister Donut yang menyajikan berbagai varian donat dengan standar kualitas internasional.

INFOBRAND.ID, Jakarta – Mister Donut merupakan jaringan waralaba donat asal Amerika Serikat yang kini berbasis di Jepang dan memiliki jejak operasional yang luas di kawasan Asia. Didirikan pertama kali oleh Harry Winoukur pada tahun 1955 di Boston, Massachusetts, perusahaan ini tumbuh melalui model bisnis kemitraan yang terstruktur. Sejarah mencatat bahwa pendiri Mister Donut merupakan saudara ipar dari William Rosenberg, sosok di balik berdirinya Dunkin' Donuts. Persaingan kedua brand ini di pasar Amerika Serikat berakhir saat Allied-Lyons memicu akuisisi mayoritas saham Mister Donut pada tahun 1990, yang kemudian mengubah sebagian besar gerai di Amerika Utara menjadi Dunkin' Donuts.

Meskipun pusat operasionalnya berpindah ke Jepang setelah diakuisisi oleh Duskin Co., Ltd., Mister Donut berhasil mempertahankan eksistensi mereknya secara global. Di pasar Asia, brand ini dikenal dengan ciri khas produk yang mengedepankan tekstur dan variasi rasa yang disesuaikan dengan selera lokal. Strategi ekspansi yang diterapkan melibatkan kerja sama dengan mitra strategis di berbagai negara untuk memastikan standar kualitas produk dan layanan tetap terjaga sesuai dengan lisensi dari kantor pusat.

Di Indonesia, operasional Mister Donut dikelola oleh PT Ragam Karya Bersama, yang merupakan bagian dari grup perusahaan ritel besar. Model bisnis yang dijalankan di tanah air tidak hanya mengandalkan gerai mandiri (stand-alone), tetapi juga memanfaatkan jaringan gerai retail modern untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Melalui konsep shop-in-shop, produk Mister Donut ditempatkan pada titik-titik strategis di dalam supermarket atau minimarket tertentu, sehingga memudahkan aksesibilitas bagi pelanggan.

Produk unggulan yang menjadi identitas kuat dari brand ini adalah "Pon de Ring", yakni donat berbentuk lingkaran menyerupai cincin dengan tekstur kenyal. Keberhasilan produk ini di pasar internasional, termasuk Indonesia, didorong oleh konsistensi dalam penggunaan bahan baku serta proses pembuatan yang mengikuti standar prosedur operasional dari Jepang. Selain donat, lini produk yang ditawarkan juga mencakup berbagai jenis kopi dan minuman lainnya untuk melengkapi pengalaman konsumen di gerai fisik.

Secara global, Mister Donut menerapkan kontrol kualitas yang ketat pada setiap mitranya. Hal ini mencakup pelatihan tenaga kerja, manajemen rantai pasok, hingga pemilihan lokasi gerai yang memiliki potensi trafik tinggi. Dalam konteks pemasaran, brand ini kerap melakukan kolaborasi musiman dengan berbagai karakter populer atau merek lain untuk meningkatkan daya tarik produk di mata konsumen muda maupun keluarga.

Hingga saat ini, Mister Donut tetap menjadi salah satu pemain utama dalam industri makanan dan minuman (F&B) di Asia. Keberadaannya di tengah persaingan brand donat global lainnya menunjukkan kemampuan adaptasi strategi bisnis terhadap perubahan pasar. Dengan kombinasi antara warisan merek asal Amerika dan inovasi produk dari Jepang, Mister Donut terus mengukuhkan posisinya sebagai jaringan donat yang memiliki segmentasi pasar loyal di berbagai negara.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV