Senin, 30 November 2020

Follow us:

infobrand

infobrand

Ambisi Luhur Wong Benny di Panggung Pengajaran

Posted by: 12-09-2019 16:25 WIB 875 viewer

Ambisi Luhur Wong Benny di Panggung Pengajaran
Founder Gracious Kindergarten School Wong Benny (Kanan) Ketika Diwawancarai Redaksi

Petang itu, Benny berdandan cukup necis. Setelan jas yang dia kenakan tampak halus dan bersih. Rambutnya pun disisir rapi kebelakang. Dari dirinya terpancar kepercayaan diri yang besar, khas seorang pemimpin dengan aura kharismatik yang kuat.

Redaksi berkesempatan mewawancarai Wong Benny, inisiator lembaga pendidikan prasekolah Gracious Preschool and Kindergarten di Mahattan Hotel Jakarta, sesaat sebelum menerima penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2019 di Jakarta, bulan lalu (30/8).

Berkat tangan dinginnya, entitas edukasi tersebut sukses menjalankan dua misi berbeda yang saling bersinergi, pendidikan dan bisnis!

“Di Gracious kami membangun konsep Fun, Smart, dan Confident. Melalui konsep ini anak-anak bukan hanya dididik untuk pintar, tetapi juga membangkitkan kepercayaan diri mereka sehingga dapat belajar dalam suasana yang menyenangkan,” ujarnya tegas.

Benny bercerita, dia merintis Gracious Preschool and Kindergarten sejak 2010 silam. Kala itu, sekolah pertama yang dibuka berlokasi di Jembatan Lima, tepatnya Jalan Moch. Mansyur, Tambora, Jakarta Barat.

“Yang kami hadirkan disini merupakan sebuah produk karya anak bangsa, dimana Gracious mengkolaborasikan sistem pendidikan ala Singapura dengan kurikulum dalam negeri. Gebrakan kami adalah menghadirkan kesenangan anak-anak dalam belajar, khususnya pada periode golden ages. Selain itu, kami juga menghadirkan konsep life style pada setiap cabang-cabang kami,” tuturnya.

Dia mengungkapkan perkembangan psikologis dan mental anak adalah sesuatu sangat krusial, terlebih pada usia emas di lima tahun pertama. Untuk itu, dirinya yakin kehadiran Gracious Preschool and Kindergarten akan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam pembentukan kecerdasan intelektual peserta didik.

“Target kami adalah lulusan Gracious dapat siap bersaing dan bertanding dalam kompetisi skala global. Oleh karenanya, pengembangan moral dan etika menjadi salah satu goal kami,” imbuhnya.

Kematangan konsep yang diusung Benny kini menuai kesuksesan finansial. Lihat saja, sejumlah cabang Gracious telah hadir di berbagai kota. Selain Jakarta, institusi pendidikan prasekolah ini juga hadir di BSD, Tangsel serta di Pulau Batam. Tahun depan, Gracious akan membuka jaringan paling anyar di Pekanbaru, yang diklaim sebagai preschool terbesar di Ibukota Riau itu.

Yang lebih hebat, Gracious akan menjadi lembaga pendidikan usia dini terbesar di Kawasan Indonesia Timur mulai 2021 melalui cabang yang ada di Makassar. Prestasi tersebut tidak lepas dari kepiawaian sosok Benny dalam mem-branding usahanya. Melalui kemasan prospektus yang andal, dia sukses melobi pengusaha jempolan tanah Bugis, Hasan Basri, untuk menjadi investor bisnisnya.

Tidak main-main, sang pengusaha langsung menyodorkan sejumlah besar lahan yang setara dengan 30 unit ruko empat lantai. Sebagai gambaran, satu lantai dapat digunakan untuk 10 ruang kelas. Setiap kelas tersebut, biasanya diperuntukan bagi 18 peserta didik. Terbayang, berapa besar target bisnis yang sedang dibidik oleh Wong Benny.

Dari sisi hitung-hitungan rupiah, institusi dengan visi dan misi luhur ini mengklaim mampu menghadirkan omset hingga Rp4 miliar setiap tahunnya. Dari angka itu, margin keuntungan yang datang dipercaya menyentuh angka 50%. Adapun, franchise fee yang dibandrol oleh Benny untuk bisnisnya tersebut dimulai dari Rp250 juta.

Semangat dan energi luar biasa pria tambun itu diamini oleh salah satu bawahannya. Branding Manager Gracious Preschool and Kindergarten Wariman menuturkan Wong Benny merupakan sosok yang memiliki orientasi pemikiran jauh ke depan.

“Cita-cita beliau tidak hanya mendirikan preschool, namun juga jenjang pendidikan lanjutan yang berada di atasnya,” ungkap Wariman.

Menurut dia, Gracious saat ini tengah mengkaji secara serius rencana pelebaran sayap bisnis dalam segmen yang sama. Bukan hanya riset dan konsep, momentum serta pemilihan lokasi menjadi unsur penting dalam menentukan langkah strategis perusahaan.

“Banyak mitra yang minta Pak Benny untuk buat SD, SMP sampai perguruan tinggi. Namun, tidak semudah itu, kami perlu melakukan segala persiapan. Mudah-mudahan ke depan bisa terwujud,” ucapnya.

Melalui bendera PT Tiga Insan Abadi (TIA), Wong Benny siap menjadi pionir kemajuan dunia pendidikan di Indonesia, khususnya pada tingkatan prasekolah. Semoga saja.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Menyulap Eks Lokalisasi Doli Jadi Kawasan Edu Wisata

Menyulap Eks Lokalisasi Doli Jadi Kawasan Edu Wisata
JAKARTA - Bicara brand, Doli menjadi nama tempat yang sudah sangat dikenal masyarakat. Namun sayang, dikenalnya sebagai tempat lokalisasi yang konon t...


Digelar Secara Daring, PWN 2020 akan Diramaikan 30 Merek Waralaba

Digelar Secara Daring, PWN 2020 akan Diramaikan 30 Merek Waralaba
JAKARTA - Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Bina Usaha dan Pelaku Distribusi, Direktorat Jenderal Dalam Negeri, menggandeng Perhimpunan Waral...


Perusahaan Ambil Bagian Bangkitkan UMKM Pasca Pandemi

Perusahaan Ambil Bagian Bangkitkan UMKM Pasca Pandemi
JAKARTA - Pemerintah melalui kementerian terkait terus memberikan perhatiannya pada industri UMKM pasca pandemi. Misalnya dukungan kepada UMKM berupa...


Bangkit Pasca Pandemi Covid-19, UMKM Siap Go Digital

Bangkit Pasca Pandemi Covid-19, UMKM Siap Go Digital
JAKARTA - Akibat pandemic covid-19 penjualan industri usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merosot hampir 23%. Sebanyak 20% pelaku UMKM mengalami ham...