Jum'at, 19 April 2019

Follow us:

infobrand

infobrand

CEO Alvara Research: Milennial Indonesia Tidak Boleh Hanya Jadi Obyek, Milennial Harus Jadi Subyek

Posted by: 21-08-2018 15:33 WIB 343 viewer

CEO Alvara Research: Milennial Indonesia Tidak Boleh Hanya Jadi Obyek, Milennial Harus Jadi Subyek
Hasanuddin Ali CEO & Founder Alvara Research Center

Keluarkan sebuah karya buku yang berjudul Millennial Nusantara, Hasanuddin Ali selaku penulis dan CEO and Founder Alvara Research Center pun juga keluarkan hasil riset mengenai 9 Perilaku Milenial Indonesia.

Riset tersebut pun dilakukan Hasanuddin karena ketertarikannya untuk mempelajari generasi milennial sejak 2012 ketika dirinya membaca sensus penduduk yang dilakukan BPS tahun 2010 yang menunjukkan bahwa piramida penduduk Indonesia akan didominasi oleh penduduk dengan usia muda, dan diprediksikan akan mencapai puncaknya tahun 2025-2030.

Adapun 9 point perilaku milennial Indonesia yang Hasanuddin tuliskan dalam riset yang ia lakukan ialah:

1.Kecanduan Internet

2.Mudah berpaling ke lain hati

3.Dompet tipis

4.Kerja cepat, kerja cerdas

5.Bisa apa saja

6.Liburan kapan saja, dimana saja

7. Cuek dengan politik

8.Suka berbagi

9.Tidak harus memiliki

Riset-riset tersebut diatas dikatakan Hasanuddin selain menggunakan data dari BPS, dirinya juga mempelajari berbagai riset terkait milennial diberbagai negara terutama di Amerika Serikat.

“Kami banyak mengambil rujukan dari riset yang dilakukan oleh Pew Research Center yang banyak melakukan riset milennial berbagai negara,” tambah Hasanuddin.

Masih jarangnya di Indonesia orang yang melakukan riset terkait milennial pada saat itu membuat sulitnya mendapatkan referensi tentang generasi milennial di Indonesia lah yang di ceritakan Hasanuddin merupakan sebuah kesulitan yang dirinya alami saat lakukan proses riset tersebut.

Jika ditengok di beberapa point hasil riset diatas, ada yang menyatakan bahwa milennial mampu untuk liburan kapan saja dan dimana saja tapi dipoint berikutnya juga dituliskan jika kaum milennial memiliki dompet tipis, tentu point diatas mengundang pertanyaan bagaimana bisa milennial yang memiliki dompet tipis bisa liburan kapan saja dan dimana saja.

Hassanudin pun menjelaskan yang dimaksud point tersebut ialah, “Saat ini liburan bagi milennial sudah menjadi keharusan, 1 dari 3 milennial di Indonesia melakukan liburan setiap tahun, hal ini tercermin dari setiap kali terjadi long weekend, tempat-tempat wisata ramai dikunjungi oleh wisata.”

sementara untuk pengertian dompet tipis sendiri, Hasanuddin menjelaskan bahwa, “ Yang dimaksud dengan dompet tipis adalah tidak berarti milennial Indonesia tak memiliki uang, mereka punya uang tapi tidak dalam bentuk tunai, mereka lakukan transaksi secara cashless, baik menggunakan kartu (debit, kartu kredit, e-money) ataupun menggunakan aplikasi fintech.”

Berikutnya lebih dalam lagi, pada point diatas tedapat juga point yang mengatakan bahwa generasi milennial cuek dengan politik, padahal seperti diketahui saat ini di akun akun social media banyak ditemukan postingan-postingan berbau politik dan direspon banyak juga oleh para generasi milennial yang terlihat dalam kolom komen. 

Hasanuddin pun terangkan maksud dari point tersebut, “Mereka memang riuh di social media soal politik tapi masih kalah dengan tiga topik lain yakni olahraga, musik, dan film. Dari survei yang kita lakukan banyak milennial yang masuk kategori pemilih apatis dan mengambang, jumlah lebih besar dibanding generasi-generasi yang lebih tua.”

Adanya hasil riset tersebut, pria yang mengenyam pendidikan statistika ITS Surabaya ini berharap agar generasi milennial tidak boleh hanya menjadi obyek, milennial Indonesia harus menjadi subyek, harus menjadi penggerak utama arus perubahan di Indonesia, sehingga mereka akan menjadi generasi emas yang akan menentukan wajah indonesia di tahun 2025-2030.

lebih lanjut mengenai hasil riset dapat dicek link dibawah ini:

9 Perilaku Milennial Indonesia   


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Yuswohady : Inovasi Bukan Semata Kebutuhan, Tetapi Survivalnya Setiap Perusahaan

Yuswohady : Inovasi Bukan Semata Kebutuhan, Tetapi Survivalnya Setiap Perusahaan
INFOBRAND.ID – Yuswohady selaku Managing Partner, Inventure mengatakan inovasi bukan hanya menjadi kebutuhan melainkan sudah menjadi upaya survi...


Terkait Inovasi, Dosen Unair: Pilihannya 'Change or Be Changed'

Terkait Inovasi, Dosen Unair: Pilihannya 'Change or Be Changed'
INFOBRAND.ID – Kata-kata inovasi saat ini menjadi salah satu tema sentral, terutama di era revolusi industry 4.0 ini. Dimana semua jenis organis...


Siasat Sukses Membangun Brand di Era Digital

Siasat Sukses Membangun Brand di Era Digital
Satu dekade terakhir terjadi perubahan perilaku masyarakat dalam mencari informasi. Media digital belakangan ini menjadi source utama masyarakat dalam...


Millennials  & Creativity

Millennials & Creativity
Memang tak mudah untuk mendapat gelar Startup Unicorn.   Tapi Indonesia punya anak-anak muda kreatif yang menggawangi perusahaan rintisan&nb...


Fenomena Dual Screen

Fenomena Dual Screen
PT The  Nielsen  Company Indonesia (Nielsen) cukup adaptif melihat  perkembangan media di Indonesia.  Kami  punya  layan...


Membangun Marketing Channel di Media Digital

Membangun Marketing Channel di Media Digital
Sejatinya media digital bisa menjadi sarana yang powerfull untuk melakukan serangkaian aktifitas marketing. Namun, hingga saat ini media digital baru...


Strategic Branding Management

Strategic Branding Management
Mengembangkan brand dibutuhkan alokasi resources yang  tepat. Tak hanya pada alokasi budget marcom, tak kalah penting adalah memilih orang yang t...


Membidik Pasar Milenial

Membidik Pasar Milenial
Berbicara digital dan milenial  itu dua hal yang saling berhubungan.   Enabler atau teknologi nya adalah digital, customernya  ada...


Menjadi Digital Brand Champion

Menjadi Digital Brand Champion
Tak dipungkiri bila marketing digital mempengaruhi market offline. Founder & Chairman TRAS N CO Indonesia, Tri Raharjo mengungkapkan, sebagian bes...


Perspektif Membangun Brand di Sektor Pariwisata

Perspektif Membangun Brand di Sektor Pariwisata
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebesar 20 juta sampai akhir 2019. Selama 4 tahun target  kunj...


Keniscayaan Membangun Brand Lewat Digital

Keniscayaan Membangun Brand Lewat Digital
Perkembangan teknologi informasi merubah peradaban manusia. Bila dulu untuk mendapat informasi peristiwa hari ini, baru esok harinya masyarakat dapat...


Digital Branding Atau Tergerus?

Digital Branding Atau Tergerus?
Membangun merk di dunia digital menjadi kewajiban bagi pemilik brand yang ingin eksis menjaga market sharenya. Pasalnya, tren perilaku konsumen di era...


Usaha Sendiri Atau Franchise, Mana Lebih Untung?

Usaha Sendiri Atau Franchise, Mana Lebih Untung?
Ada banyak strategi yang bisa dipilih saat baru akan mulai merintis sebuah usaha, bisa dengan membuka usaha sendiri atau pun dengan membeli bisnis fra...


Edukasi Digital Branding bagi Decision Makers yang masih Zaman OLD

Edukasi Digital Branding bagi Decision Makers yang masih Zaman OLD
Membangun citra sebuah brand menjadi salah satu hal penting dalam dunia bisnis untuk keluar dari kerumunan pilihan brand yang begitu banyak bagi konsu...


Kenaikan Dolar Tidak Berpengaruh Pada Bisnis Franchise di Indonesia

Kenaikan Dolar Tidak Berpengaruh Pada Bisnis Franchise di Indonesia
INFOBRAND.ID - Kondisi nilai tukar rupiah saat ini terus tergerus terhadap Dolar Amerika Serikat (AS). Dimana nilainya per hari ini (28/9/2018) mencap...


Sign In
VIP Members

BRAND UPDATES








Index

EDITOR NOTES




Index

OPINIONS







Index