Rabu, 23 Oktober 2019

Follow us:

infobrand

infobrand

Intex Indonesia Pilih Youtube Sebagai Sarana Edukasi dan Promosi

Posted by: 10-07-2019 15:24 WIB 262 viewer

Intex Indonesia Pilih Youtube Sebagai Sarana Edukasi dan Promosi
Intex

Produsen above ground pool (AGP) Intex Indonesia memilih jalur Youtube untuk mengedukasi konsumennya sekaligus upaya pemanfaatan teknologi digital yang berkembang pesat saat ini.

Digital and E-Commerce Manager Intex Indonesia Arie M. Rifai mengatakan edukasi tersebut juga dijadikan media promosi kepada para konsumen terkait produk perusahaan.

“Disana kami memberikan konten-konten yang bersifat penyebarluasan informasi produk, seperti unboxing produk terbaru, tutorial penggunaan, sampai pada bagaimana cara merawat,” ujarnya melalui sambungan telp Rabu (10/7).

Platform Youtube dinilai Arie sangat memudahkan pihaknya dalam mendistribusikan informasi kepada konsumen. Selain relatif berbiaya murah, penetrasi Youtube dianggap cukup luas karena hanya dengan mengklik link yang telah disediakan.

“Membuat konten Youtube saya pikir gampang-gampang mudah, dan itu berguna juga untuk membangun brand image yang kita inginkan seperti apa,” jelasnya.

Dia memberikan tips, untuk sebuah konten digital yang baik dan bisa menimbulkan efek positif, hindari penggunaan kalimat maupun materi yang mengandung unsur SARA. Hal tersebut dimaksudkan agar konten dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.

Intex Indonesia sendiri menurut Arie mengklasifikasikan konten digital berdasarkan market yang dituju, seperti anak-anak, ibu muda, dan juga dewasa. Hal tersebut kemudian berimbas pada bobot materi yang disajikan.

Selain sebagai edukasi dan promosi, media digital juga dioptimalkan Intex Indonesia sebagai wahana pengerek penjualan. Tercatat, startup penyedia jasa market place macam Bukalapak, Blibli, dan Shopee telah dirambah.

“Disana banyak market place tersebut kami juga menawarkan berbagai promo-promo menarik, kuis serta layanan preorder. Selain itu kami juga menyebarkan kuisioner sebagai bahan kami untuk mendapatkan respon konsumen dan upaya perbaikan pelayanan,” tuturnya.

Arie mengaku penanganan konten digital pada perusahaannya dilakukan oleh tim internal (in house) yang memang cukup fokus dalam membangun brand image di dunia maya. Ketika ditanya terkait besaran alokasi anggaran pada sektor IT, Arie menjelaskan bahwa stakeholder telah membuat ketentuan terkait hal tersebut.

“Besarannya adalah sekitar 1%-2% perbulan dari total penjualan yang ditujukan untuk kegiatan promosi dan segala yang berkaitan dengannya. Memang terlihat kecil tapi dananya cukup besar sebenarnya, karena penjualan kami yang cukup tinggi,” imbuhnya.

Selain melalui Youtube, Intex Indonesia juga telah merambah sosial media yang cukup populer seperti Instagram dan Facebook.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Gandeng Influencer untuk Bangun Kepercayaan Publik

Gandeng Influencer untuk Bangun Kepercayaan Publik
Era digital menjadi tantangan besar bagi produsen produk home appliances untuk dihadapi. Pasalnya, produk yang dihadirkan memiliki karakter yang mengh...


Terus Berinovasi, Comforta Spring Bed Pimpin Pasar Bedding di Indonesia

Terus Berinovasi, Comforta Spring Bed Pimpin Pasar Bedding di Indonesia
Produsen ranjang tidur berkualitas, Comforta Spring Bed, terus memimpin pasar bedding di Tanah Air berkat inovasi yang selalu dihadirkan pada setiap p...


Kepercayaan dan Jaminan Kualitas Produk, Strategi Utama Brand di Era Digital

Kepercayaan dan Jaminan Kualitas Produk, Strategi Utama Brand di Era Digital
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Adaptif terhadap tren perilaku konsumen yang serba digital, memacu merek-merek di Indonesia untuk melek digital branding...


Kenko Stationery Sukses Berdigital di Era Kekinian

Kenko Stationery Sukses Berdigital di Era Kekinian
Penulis ingat betul, saat masih bersekolah, cairan pengoreksi tulisan yang digunakan bermerek Kenko. Warnanya merah. Sangat handy dan mudah untuk digu...