Senin, 17 Februari 2020

Follow us:

infobrand

infobrand

Laris Manis di Online, Blu Tack Akan Sinergikan Dengan Bangun Kanal Offline di 2020

Posted by: 27-01-2020 08:58 WIB 423 viewer

Laris Manis di Online, Blu Tack Akan Sinergikan Dengan Bangun Kanal Offline di 2020
Blu Tack, Produk perekat dari PT Bostik Indonesia

Suatu produk akan dicari konsumen jika mempunyai fungsi yang sangat dibutuhkan dan bisa membantu dalam kegiatan sehari-hari. Terkadang hal yang sangat membantu tersebut justru dari hal-hal kecil dan remeh temeh namun sangat fungsional dan multifungsi. Contohnya adalah produk perekat atau adhesive atau lem.

Melihat manfaat yang banyak maka Potensi ceruk pasar yang bisa diraih dari produk ini pun terbilang besar. Bostik, sebagai produsen produk adhesive ternama, mulai melirik Indonesia sebagai pasar potensial tersebut.

Bostik pun meluncurkan produk adhesive yang bernama Blu Tack. Blu Tack yang dihadirkan punya keunggulan yaitu menjadi produk adhesive pertama di Indonesia yang reuseable atau bisa digunakan berulang-ulang.

Terkait reuseable, Esther Tiurma Pane, Managing Director Bostik Indonesia, menyebutkan keunggulan tersebut juga akan memberikan manfaat besar bagi konsumen. “dengan produk yang reuseable, tentunya konsumen akan lebih hemat karena tidak perlu beli berulang-ulang,”ucapnya.

Ia menambahkan jika life cycle Blu TAck juga panjang hingga rentang waktu 5-10 tahun. Keunggulan Blu Tack lainnya adalah tidak merusak lapisan yang ditempelkan. Dari medium berbahan kertas,plastik dan keramik , jika Blu Tack ditempelkan lalu di cabut tidak akan merusak keadaan medium tersebut.

Masih ada keunggulan lain yang di miliki Blu Tack, yaitu aman untuk anak-anak. Kegunaan dari produk ini yang bisa digunakan untuk anak-anak seperti crafting, memang membuat para orang tua khawatir.

Namun Esther meyakinkan kalau produk ini sangat aman, bahkan jika sampai terjadi kecelakaan tertelan, tidak akan berbahaya bagi kesehatan.
Untuk target market sendiri, ia menyebut konsumen Blu Tack tidak tergantung dari demografi umur karena penggunaan adhesive adalah

“everyday use dan everywhere use” atau digunakan sehari-hari dan dimana saja. Jadi, siapapun bisa menggunakan Blu Tack.

“jadi, setiap rumah, kantor, dan sekolah itu menjadi target market dari kami”, jelasnya.

Ferry, Sales Manager Consumer Bostik Indonesia bahkan menyebutkan Blu Tack menargetkan produk ini ada di setiap 10 rumah. Target tersebut walaupun sangat ambisius namun menurutnya masih masuk akal.

Ia pun optimis apalagi jika melihat progres penjualan BluTack setelah melakukan soft launching yang terbilang sangat bagus.

“Kami juga senang, melihat respon dan antusias dari konsumen sangat baik terhadap produk ini, hampir setiap hari ada order. Bahkan ada order dari daerah seperti Ambon yang terbilang ongkir-nya lebih mahal dari produknya,”jelas Ferry.

Fakta yang diungkapkan Ferry terbilang sangat mengejutkan mengingat saat ini proses penjualan hanya dilakukan secara online yaitu melalui e-commerce. Alasan saat ini hanya menggunakan jalur online untuk pemasaran, Ferry menyebutkan banyak benefit dari online seperti lebih jauh jangkauan pasarnya, dan lebih cepat untuk mengenalkan produk ke khlayak banyak.

Pengenalan produk sangat penting, karena penggunaan adhsive seperti ini di Indonesia sangat jarang bahkan hampir tidak ada.

“edukasi pasar memang jadi concern kami ketika launching nanti. Makanya kita juga akan melakukan road show di sekolah-sekolah untuk edukasi dan membangun awareness terhadap produk ini,”ungkapnya.

Ia pun mempunyai strategi khusus untuk menggarap pasar anak muda tersebut yaitu dengan membuat varian Blu Tack yang berwarna warni. Strategi ini juga termasuk yang pertama di industri perekat, menurutnya produk lain hanya memiliki varian satu warna saja.

Di 2020, Blu Tack memiliki banyak agenda dan target penting untuk dipenuhi agar bisa tancap gas meningkatkan pertumbuhan bisnis mereka. Yang menjadi concern utama adalah bisa menyediakan produk mereka secara offline.

Esther menyebut nantinya akan digunakan distributor-distributor tingkat lokal atau nasional agar produk ini bisa tersebar lebih merata ke daerah-daerah.

Ia mengakui jika karakter konsumen Indonesia yang kebanyakan masih suka datang ke toko dan memegang barang pilihannya masih kuat.Tentunya dengan adanya Sinergi dari online dan offline tersebut nantinya akan bisa mendorong penjualan Bostik dan bisa mencapai target penjualan 1 juta pack yang dicanangkan Bostik untuk 2020.

 


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Polytron Luncurkan Speaker Powerful Tanpa Listrik

Polytron Luncurkan Speaker Powerful Tanpa Listrik
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Polytron baru-baru ini meluncurkan speaker profesional yang dilengkapi dengan dual power yakni AC dan battery (built-in)...


IM3 Ooredoo dan Google Wujudkan Desa Digital

IM3 Ooredoo dan Google Wujudkan Desa Digital
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Indosat Ooredoo melalui IM3 Ooredoo bekerjasama dengan Google mewujudkan desa digital. Langkah ini dilakukan sebagai solusi me...


Berikan Apresiasi, Tekiro akan berangkatkan Jurnalis Otomotif ke Korea

Berikan Apresiasi, Tekiro akan berangkatkan Jurnalis Otomotif ke Korea
Dalam rangka memberikan apresiasi kepada jurnalis otomotif, Tekiro Tools sebagai merek perkakas otomotif terpercaya mengadakan lomba foto instagram ya...


Neuva Ice, AC Anti Virus dan Bakteri dari Polytron

Neuva Ice, AC Anti Virus dan Bakteri dari Polytron
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Polytron merilis AC dengan kualitas terbaik yakni Neuva Ice. AC ini sekaligus menjadi solusi atas isu merebaknya wabah virus c...