Selasa, 07 April 2020

Follow us:

infobrand

infobrand

Soal Mati Lampu Massal, Jokowi Menilai PLN Tak Bisa Kerja Cepat

Posted by: 05-08-2019 11:43 WIB 524 viewer

Soal Mati Lampu Massal, Jokowi Menilai PLN Tak Bisa Kerja Cepat
Ilustrasi Presiden Joko Widodo dan Meteran Listrik

JAKARTA, INFOBRAND.IDPresiden Joko Widodo (Jokowi) mendatangi kantor pusat Perusahaan Listrik Negara (PLN) Senin (5/8/2019) pagi usai peristiwa mati lampu massal yang terjadi di Jakarta dan sebagian Jawa Tengah, Jawa Barat serta Banten hingga lebih dari 10 jam, Minggu (4/8/2019) kemarin. Bahkan beberapa wilayah masih padam hingga Senin pagi.

Dalam kunjungannya, Jokowi mempertanyakan manajemen PLN yang tidak mampu mengatasi persoalan ini dengan baik. Dia menilai, PLN tak bisa bekerja dengan cepat dan baik. Padahal peristiwa serupa pernah terjadi di Jawa dan Bali pada 17 tahun lalu. Atas kejadian ini PLN dinilai tidak belajar dari pengalaman sebelumnya.

Baca juga: Mati Lampu Massal Jadi Trending Topic Dunia?

IKLAN INFOBRAND.ID

Jokowi mengatakan seharusnya PLN memiliki cadangan rencana jika terjadi gangguan. Namun hal itu tak dilakukan sehingga pemadaman listrik pun terjadi di sejumlah wilayah di Jawa.

“Tentu saja ada contingency plan, back up plan. Pertanyaan saya kenapa tidak bekerja dengan cepat. Saya tahu pernah kejadian 17 tahun lalu Jawa-Bali, harusnya itu bisa jadi pelajaran agar kejadian kembali lagi. Kita tahu ini tidak hanya merusak reputasi PLN tapi banyak juga hal di luar PLN yang dirugikan,” ujar Jokowi saat meminta penjelasan direksi PLN atas pemadaman listrik.

Selain mengganggu kinerja beberapa provider yang menyebabkan internet naik turun, menurut Jokowi, beberapa transportasi umum juga terdampak akibat padamnya listrik kemarin. Contoh saja MRT Jakarta dan KRL.

“Misalnya MRT, sebab itu saya ingin disampaikan yang simpel,” kata Jokowi.

Baca juga: Listrik Padam Massal Lebih dari 10 Jam, PLN?

Sebelumnya Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahynai bahkan mengatakan pihaknya sejak Minggu sore melakukan investigasi internal atas mati lampu massal ini.

“Ya tentunya investigasi internal akan dilakukan mencari road coast. Namun untuk melihat independensi, kami dari PLN akan menunjuk tim independen. Kami membutuhkan waktu,” kata Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani saat memimpin konferensi pers di kantor Gardu Induk PLN, Cinere Depok, Jawa Barat pada Minggu sore. 

Ketika disinggung berapa lama waktu yang dibutuhkan PLN terkait investigasi tersebut, Sripeni sempat tak bisa berkomentar banyak. [ded]


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Ericsson Spectrum Sharing Kini Tersedia untuk Komersial

Ericsson Spectrum Sharing Kini Tersedia untuk Komersial
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Ericsson (NASDAQ: ERIC) mengumumkan bahwa solusi spectrum sharing unik dan dinamis miliknya telah tersedia untuk komersial, me...


MiPOWER Ajak Milenial Dukung Upaya Mengurangi Kecemasan Akibat Covid-19

MiPOWER Ajak Milenial Dukung Upaya Mengurangi Kecemasan Akibat Covid-19
JAKARTA, INFOBRAND.ID, Usai pengumuman pemerintah Indonesia mengenai tanggap darurat bencana wabah virus COVID-19, ternyata tidak semua masyarakat mam...


IPC Salurkan Dana untuk Bantu Tanggulangi Pandemi Covid-19

IPC Salurkan Dana untuk Bantu Tanggulangi Pandemi Covid-19
JAKARTA, INFOBRAND.ID , PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC memberikan bantuan dana untuk membantu penanggulangan pandemi Corona (Covid-19). Ban...


GabaG Indonesia Tetap Agresif dan Aktif Dalam Campaign Dan Engagement

GabaG Indonesia Tetap Agresif dan Aktif Dalam Campaign Dan Engagement
GabaG Indonesia (GabaG) tetap agresif dan aktif dalam melakukan campaign dalam suasana pandemic Covid-19 selain itu GabaG juga turut berpartisipasi da...


Sign In
VIP Members

OPINIONS




Index

INFOBRAND LETTER




Index

BRAND PRACTITIONERS




Index