Rabu, 24 Juli 2024

Follow us:

infobrand
10th INFOBRAND

Lindungi UMKM Lokal, Lazada Tutup Keran Impor Produk Asing

Posted by: 1480 viewer

Lindungi UMKM Lokal, Lazada Tutup Keran Impor Produk Asing
Lazada/Istimewa

JAKARTA, INFOBRAND.ID - Perusahaan e-commerce Lazada menutup akun pedagang dari luar negeri yang menjual produk-produknya di Indonesia untuk melindungi pelaku UMKM lokal dari serbuan produk asing.

Menurut Country Head of Public Policy and Goverment Affair Lazada Indonesia, Waizly Darwin penutupan kran impor produk asing melalui lokapasar atau disebut cross border e-commerce telah dilakukan secara bertahap oleh Lazada selama masa pandemi berlangsung satu tahun terakhir.

Penutupan kran impor produk asing lewat Lazada tersebut merupakan salah satu program dari Gerakan Akselerasi Karya Rakyat (Akar) Indonesia yang dilakukan oleh Lazada bekerja sama dengan pemerintah yaitu Kementerian Koperasi dan UKM.

IKLAN INFOBRAND.ID

"Gerakan Akselerasi Karya Rakyat atau Akar Indonesia merupakan inisiatif Lazada dengan Kementerian Koperasi dan UKM dalam rangka memberikan proteksi, perhatian khusus, dan keberpihakan pada UKM domestik agar bisa menjadi raja di negeri sendiri," kata dia dalam konferensi pers daring yang dipantau di Jakarta, Selasa (3/8/2021).

Dia menambahkan, terdapat tiga klaster produk asing yang ditutup perdagangannya di Indonesia yaitu tekstil dan fesyen, makanan dan minuman, serta kerajinan. 

Tiga klaster produk ini dipilih karena merupakan bagian dari klaster industri subtitusi impor pemerintah. Selain itu tiga klaster tersebut dinilai sektor penting dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.

Menurutnya lagi, penutupan kran impor produk asing tersebut tidak mudah dilakukan dan masih terus dilakukan oleh Lazada hingga saat ini. Lazada masih terus memantau dan melakukan kajian terhadap penyetopan produk-produk impor tersebut.

Selain memberikan perlindungan pelaku UMKM domestik, Gerakan Akar Indonesia juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas para pelaku UMKM lokal dengan pembinaan, pelatihan, dan bantuan logistik melalui ekosistem yang sudah dimiliki oleh Lazada.

IKLAN INFOBRAND.ID

"Bukan hanya pelatihan untuk on boarding ke platform online, tapi juga aktif membentuk jaringan, bimtek UKM lokal agar bisa tingkatkan kualitas dan kapasitas produksi mereka," jelasnya.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengapresiasi Gerakan Akar Indonesia yang menyetop impor produk asing melalui Lazada. Menurutnya kebijakan tersebut bisa melindungi produk-produk UMKM lokal dan meningkatkan daya saing di negeri sendiri.

"Saya apresiasi Gerakan Akar Indonesia yang digerakan Lazada. Ini menunjukan keberpihakan Lazada dalam mengembangkan UMKM Indonesia," papar Teten.

Saat ini terdapat 13,7 juta pelaku UMKM yang sudah beralih ke platform digital. Pemerintah sendiri menargetkan 30 juta pelaku UMKM sudah masuk dalam ekosistem pemasaran digital 2024 mendatang.

Baca berita lainnya di Google News


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Article Related


Hadirkan 500 Perusahaan dari 20 Negara, FHI 2024 Resmi Dibuka

Hadirkan 500 Perusahaan dari 20 Negara, FHI 2024 Resmi Dibuka
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Pameran dagang internasional tahunan untuk industri makanan dan minuman, perhotelan dan pariwisata paling komperhensif di Indo...


Gandeng Jawa Pos, Global CEO Indonesia Gelar Turnamen Golf Pro-AM

Gandeng Jawa Pos, Global CEO Indonesia Gelar Turnamen Golf Pro-AM
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Global CEO Indonesia dan Jawa Pos sepakat menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk mendukung perkembangan olah r...


Tingkatkan Inklusi Keuangan Lewat Aneka Produk Digital

Tingkatkan Inklusi Keuangan Lewat Aneka Produk Digital
INFOBRAND.ID - Aplikasi digital dapat membantu dalam pengelolaan keuangan pribadi dan bisnis secara lebih efisien. Astra Financial melalui sejumlah pr...


Astra Hadirkan Budi Daya Melon Hidroponik di Yogyakarta

Astra Hadirkan Budi Daya Melon Hidroponik di Yogyakarta
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA-MDR) menghadirkan budi daya melon hidroponik lewat pembangunan green house (ru...