Senin, 24 Juni 2024

Follow us:

infobrand
10th INFOBRAND

Rebranding, Lazada Tawarkan Platform Menyeluruh bagi Brand & Penjual di Asia Tenggara

Posted by: 1490 viewer

Rebranding, Lazada Tawarkan Platform Menyeluruh bagi Brand & Penjual di Asia Tenggara
Dok. Lazada

JAKARTA, INFOBRAND.ID -  Lazada, platform eCommerce terkemuka di Asia Tenggara, mengumumkan rebranding layanan logistiknya menjadi Lazada Logistics, yang sebelumnya dikenal sebagai Lazada eLogistics (LEL) dan Lazada Express (LEX).

LEL mengelola pemenuhan dan logistik dengan penyedia logistik pihak ketiga, sedangkan LEX menangani pengiriman paket ke pelanggan. Warna biru terbaru Lazada Logistics mencerminkan efisiensi dan keandalan solusi logistik terpadu dan terpercaya yang ditawarkan Lazada bagi masyarakat Asia Tenggara, termasuk brand dan penjual di Indonesia, untuk semua kebutuhan bisnis mereka.

Dijelaskan oleh Chun Li, selaku Chief Executive Officer,Lazada Group mengatakan, “Selama satu dekade terakhir, jaringan logistik Lazada telah memengaruhi  lanskap eCommerce di salah satu wilayah dengan keragaman geografis dan populasi terpadat di dunia. Kemampuan logistik Lazada telah memungkinkan kami untuk menyediakan layanan pengiriman terbaik kepada pelanggan di Asia Tenggara, serta layanan menyeluruh yang mudah bagi para penjual dan mitra kami. Rebranding ini mencerminkan perkembangan signifikan yang kami capai  selama bertahun-tahun dengan dukungan sumber daya manusia dan teknologi kami.”

IKLAN INFOBRAND.ID

Rebranding ini juga merefleksikan upaya berkelanjutan Lazada dalam mendukung upaya pemerintah Indonesia membantu sektor bisnis di Indonesia, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), agar dapat bertransformasi secara digital dan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.

Dalam Studi Lazada “Percepatan Ekonomi Digital Indonesia melalui eCommerce” yang dilaksanakan pada Q4/2020, 65% responden dari UMKM yang belum terdigitalisasi menyatakan logistik sebagai salah satu tantangan terbesar. Sedangkan 92% responden yang telah terdigitalisasi setuju bahwa platform eCommerce telah membantu mereka mengatasi tantangan dalam operasional logistik.

Selanjutnya, Philippe Auberger, selaku Chief Logistics Officer Lazada Indonesia mengatakan, “Kami telah membantu membangun koneksi antara  brand dan penjual dengan pelanggan di seluruh Indonesia selama enam tahun terakhir, dan akan terus  melanjutkan upaya ini di masa mendatang. Inisiatif rebranding ini juga menunjukkan penguatan dedikasi kami untuk terus melayani bisnis di Indonesia dengan teknologi dan kapabilitas yang menyeluruh dan mumpuni dalam ekosistem logistik kami, untuk mendorong bisnis di Indonesia mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.”

Melalui rebranding ini, Lazada Logistics juga memperkenalkan layanan multi-channel logistics (MCL), yang menyediakan solusi pemenuhan stok tunggal untuk membantu enabler eCommerce dan brand di platform eCommerce manapun dengan mulus. Lazada Logistics akan memenuhi dan mengirimkan semua pesanan, baik pesanan tersebut berasal dari transaksi di Lazada ataupun dari platform eCommerce lainnya.

Melalui mekanisme ini, Lazada akan menyimpan produk-produk eCommerce dari mitra dan merchant, sehingga penanganan dan pengiriman pesanan yang efisien melalui armada Lazada, mitra logistik pihak ketiga, ataupun armada yang ditunjuk lainnya dapat dilakukan.

IKLAN INFOBRAND.ID

Andy Huang, Chief Logistics Officer Lazada Group mengatakan, “Saat ini, konsumen telah terbiasa dengan kenyamanan dari kebiasaan berbelanja yang baru, dimana pembelian dapat langsung diantar ke depan pintu, seutuhnya dan tepat waktu. Sangatlah penting untuk terus berinovasi dan memperkenalkan solusi baru yang dapat membantu penjual dan mitra eCommerce kami untuk memenuhi permintaan dan ekspektasi konsumen yang terus meningkat.

MCL memastikan brand experience yang konsisten, dan memecahkan banyak masalah logistik untuk brand dan penjual. Hal ini memungkinkan mereka untuk fokus pada penjualan dan pemasaran serta meningkatkan skala bisnis.”

MCL juga memungkinkan brand dan penjual untuk mengatur fleksibilitas dan ketangkasan dalam pengendalian inventaris, membebaskan mereka dari masalah logistik yang membutuhkan modal dan biaya operasional yang tinggi untuk  memenuhi pesanan. Mereka juga terhindar dari hambatan untuk membangun jaringan operasi yang luas dengan skala ekonomi yang terbatas.

Baca berita lainnya di Google News


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Article Related


Chicking Indonesia Tawarkan Sensasi Makanan Khas Timur Tengah

Chicking Indonesia Tawarkan Sensasi Makanan Khas Timur Tengah
INFOBRAND.ID-Chicking, restoran asal Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) yang menawarkan menu makanan khas Timur Tengah. Chicking menyajikan hidangan kh...


Ayam Goreng Fatmawati di Makassar Rebranding Jadi Lokarasa

Ayam Goreng Fatmawati di Makassar Rebranding Jadi Lokarasa
INFOBRAND.ID-Rebranding memang bukanlah menjadi hal yang asing bagi perusahaan. Langkah ini menjadi salah satu bagian dari strategi bisnis. Banyak ala...


Kisah Inspiratif Ayam Penyet Ria, Usaha Sederhana Sukses Go Global

Kisah Inspiratif Ayam Penyet Ria, Usaha Sederhana Sukses Go Global
INFOBRAND.ID-Di masa Pandemi Covid-19 berkepanjangan membawa banyak dampak dan perubahan signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat. Tak...


Ingin Ikut Kemitraan Tomoro Coffee? Segini Biaya Investasinya

Ingin Ikut Kemitraan Tomoro Coffee? Segini Biaya Investasinya
INFOBRAND.ID-Masyarakat Indonesia termasuk salah satu penikmat kopi. Bahkan, ngopi saat ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup, terutama m...