Selasa, 23 Juli 2024

Follow us:

infobrand
10th INFOBRAND

ZINC Raih Outlook Positif Sejalan dengan Kenaikan Kinerja

Posted by: 1440 viewer

ZINC Raih Outlook Positif Sejalan dengan Kenaikan Kinerja
Dok. ZINC

JAKARTA, INFOBRAND.ID – PT Kapuas Prima Coal Tbk (“ZINC”), emiten produsen base metal di Indonesia, terus melanjutkan kinerja yang positif sepanjang paruh pertama tahun ini. Tercatat, hingga Kuartal II-2021 penjualan ZINC mencapai Rp 499,9 miliar dan laba bersih mencapai Rp 40,9 miliar.

Pencapaian tersebut tak lepas dari langkah strategis yang dijalankan oleh ZINC serta terdorong oleh kenaikan harga komoditas. Sejalan dengan pencapaian tersebut, Pefindo memberikan peringkat positif kepada ZINC dan Obligasi I Tahun 2018 karena dinilai arus kas dan posisi bisnis akan membaik seiring dengan ekspansi yang terus dilakukan.

Evelyne Kioe selaku Direktur ZINC mengungkapkan, “Dengan peringkat baru yang diberikan oleh Pefindo dari stabil menjadi positif, serta seiring dengan proses peningkatan kapasitas produksi yang terus kami lakukan. Diharapkan ke depan kinerja ZINC dapat semakin bertumbuh dan dapat memberikan hasil yang positif bagi seluruh pemangku kepentingan ZINC.”

IKLAN INFOBRAND.ID

Lebih lanjut Evelyne menjelaskan bahwa saat ini ZINC masih akan fokus pada bisnis inti yaitu produksi konsentrat seng dan timbal. Namun seiring dengan adanya permintaan dan cadangan bijih besi yang dimiliki, sejak akhir tahun 2020 ZINC mulai mengaktifkan kembali penambangan bijih besi untuk dijual ke pasar domestik. Di mana hingga Semester I-2021, penjualan bijih besi ZINC mengalami peningkatan lebih dari 200% atau mencapai Rp22,6 miliar.

“Untuk bijih besi, kami masih akan tetap menjaga pertumbuhan yang stabil sambil terus melihat momentum untuk jangka waktu enam bulan kedepan. Diharapkan dengan program vaksinasi yang terus berjalan, serta pemulihan ekonomi pasca pandemi dapat mendorong permintaan akan komoditas ini,” ujarnya.

Sebagai informasi, saat ini ZINC tengah menambah kapasitas produksi hingga mencapai 564.000 ton konsentrat. Dimana tahun ini ZINC memperoleh kuota ekspor sebesar 46.000 ton konsentrat seng dan 17.500 ton konsentrat timbal. Dalam rangka meningkatkan produksi dan penjualan di tahun depan, ZINC juga telah merampungkan pembangunan smelter timbal dengan kapasitas produksi mencapai 20.000 ton per tahun yang direncanakan dapat beroperasi pada akhir tahun ini.

“Kami optimis dapat menutup tahun ini dengan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan tahun 2020. Hal ini karena kami melihat permintaan untuk konsentrat masih stabil, dan fenomena commodity supercycle juga masih berada di fase awal, sehingga masih ada peluang yang besar untuk kami terus menggenjot kinerja hingga tahun depan,” tutup Evelyne.

Baca berita lainnya di Google News


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Article Related


Tingkatkan Inklusi Keuangan Lewat Aneka Produk Digital

Tingkatkan Inklusi Keuangan Lewat Aneka Produk Digital
INFOBRAND.ID - Aplikasi digital dapat membantu dalam pengelolaan keuangan pribadi dan bisnis secara lebih efisien. Astra Financial melalui sejumlah pr...


Astra Hadirkan Budi Daya Melon Hidroponik di Yogyakarta

Astra Hadirkan Budi Daya Melon Hidroponik di Yogyakarta
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA-MDR) menghadirkan budi daya melon hidroponik lewat pembangunan green house (ru...


Bangun Rumah Lebih cepat, SIG Hadirkan Inovasi Bata Interlock

Bangun Rumah Lebih cepat, SIG Hadirkan Inovasi Bata Interlock
INFOBRAND.ID, JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya PT Semen Padang menghadirkan inovasi produk bata interlock untuk...


Bridgestone Indonesia Boyong Produk Andalan ke GIIAS 2024

Bridgestone Indonesia Boyong Produk Andalan ke GIIAS 2024
INFOBRAND.ID, JAKARTA - PT Bridgestone Tire Indonesia mengajak para pengunjung pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024, untuk...