Sabtu, 31 Juli 2021

Follow us:

infobrand

infobrand

Perjalanan Udara Wajib Pakai Aplikasi Pedulilindungi Guna Cegah PCR & Vaksinasi Palsu

Posted by: 21-07-2021 09:09 WIB 87 viewer

Perjalanan Udara Wajib Pakai Aplikasi Pedulilindungi Guna Cegah PCR & Vaksinasi Palsu
Contoh Sertifikat Vaksinasi dari Pedulilindungi

JAKARTA, INFOBRAND.ID - Setelah sukses melakukan uji coba selama dua minggu, pemerintah mulai hari ini akan menerapkan penggunaan aplikasi Pedulilindungi bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan udara. Peraturan ini akan berlaku sementara untuk penerbangan Jakarta-Bali-Jakarta menggunakan pesawat Garuda Indonesia dari Bandar Udara Soekarno-Hatta.

Informasi hasil tes swab PCR dan bukti vaksinasi sebagai syarat melakukan perjalanan udara juga akan secara otomatis tercantum di aplikasi Pedulilindungi sehingga akan membantu masyarakat untuk dapat melakukan check in secara online.

Dalam hal ini, drg. Oscar Primadi, MPH selaku Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, menyatakan bahwa integrasi data ini ditujukan untuk menghindari penggunaan hasil tes dan kartu vaksinasi manual yang mudah dipalsukan.

“Penerapan sistem check in online dengan database hasil tes PCR dan vaksinasi sudah kita uji coba selama 2 minggu dan berjalan dengan baik. Mulai hari ini, kebijakan tersebut kita berlakukan secara resmi karena selain menghindari bukti tes dan vaksinasi palsu, mekanisme ini memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang hendak bepergian karena tidak perlu lagi menunjukkan dokumen hard copy yang dapat menimbulkan antrian dan kerumunan,” ujar drg. Oscar.

Oscar juga menambahkan bahwa dengan mekanisme tersebut, maka bisa dipastikan bahwa hanya penumpang yang sehat yang bisa masuk ke pesawat.

“Semua data penumpang yang telah melakukan vaksinasi dan hasil pemeriksaan PCR/antigen tersimpan dengan aman di big data Kemenkes yang diberi nama New All Record atau NAR. Seluruh big data NAR ini terkoneksi dengan aplikasi Pedulilindungi sehingga proses pengisian e-HAC yang selama ini sudah berjalan tidak akan berlaku lagi dan beralih ke aplikasi Pedulilindungi,” tambah drg. Oscar.

Dengan diberlakukannya kebijakan ini, penumpang yang akan bepergian dapat melakukan pemeriksaan tes swab PCR di laboratorium yang telah terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan.

“Saat ini sudah ada sejumlah Lab yang terafiliasi dengan Kemenkes dan memasukkan data ke dalam NAR,  sehingga hanya hasil swab PCR dari lab tersebut yang dapat dipakai sebagai syarat penerbangan,” ujarnya.

Dengan mekanisme baru ini, maka pengecekan kesehatan penumpang dilakukan saat keberangkatan dan bukan saat kedatangan sehingga bisa membuat para penumpang merasa lebih aman dan nyaman.

 


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Akhir Juli Ini, Vaksinasi dan PPKM Jadi Tren Penelusuran Google

Akhir Juli Ini, Vaksinasi dan PPKM Jadi Tren Penelusuran Google
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Mesin pencari Google melalui laporan Google Trends pada bulan Juli 2021, mengatakan penelusuran terkait proses vaksinasi bagi...


Pengguna BSI Mobile Banking Tembus 2,5 Juta

Pengguna BSI Mobile Banking Tembus 2,5 Juta
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Bank Syariah Indonesia (BSI), yang merupakan hasil penggabungan tiga bank syariah BUMN, melaporkan pengguna mobile banking met...


5 Tips Rayakan Hari Persahabatan di Tengah Pandemi Ala Tokopedia

5 Tips Rayakan Hari Persahabatan di Tengah Pandemi Ala Tokopedia
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Selama masa pandemi, tentunya kanal digital semakin menjadi andalan masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari,...


Perluas Jaringan Distribusi, KIOS Ajak Perusahaan FMCG dan Online Seller

Perluas Jaringan Distribusi, KIOS Ajak Perusahaan FMCG dan Online Seller
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Emiten teknologi satu ini kembali berfokus pada pengembangan UMKM dan toko kelontong terus memperkuat pengembangan bisnis Peru...