Ahad, 29 Januari 2023

Follow us:

infobrand

infobrand

Tahun Ini, BNI Perkirakan Perekonomian Indonesia Tumbuh 5 Persen

Posted by: 25-01-2023 11:05 WIB 57 viewer

Tahun Ini, BNI Perkirakan Perekonomian Indonesia Tumbuh 5 Persen
Menara BNI/Istimewa

INFOBRAND.ID, JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memperkirakan perekonomian Indonesia akan tumbuh sekitar 5 persen pada 2023, yang ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan belanja pemerintah.

"Perekonomian Indonesia kita perkirakan masih dapat tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan sebagian besar negara lain. Kita perkirakan pertumbuhan perekonomian Indonesia sekitar 5 persen, ini ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan belanja pemerintah," kata Direktur Keuangan BNI Novita Widya Anggraini saat konferensi pers daring di Jakarta, Selasa (24/1/2023) kemarin.

Menurut Novita, inflasi diperkirakan melandai ke posisi 3,8 persen setelah meredanya dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kepada konsumen. Sementara itu, tekanan pada kurs rupiah juga diproyeksikan mereda, yang didorong oleh kuatnya fundamental ekonomi Indonesia.

IKLAN INFOBRAND.ID

Dia menambahkan, ekonomi domestik yang stabil akan menjadi katalis pertumbuhan bisnis yang sehat bagi industri perbankan. Pertumbuhan kredit perbankan pada 2023 diperkirakan berada di kisaran 7-9 persen, dan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) pada level 7,2-8,5 persen.

"Target pertumbuhan BNI tahun 2023 sebesar 7-9 persen, tentunya dengan mempertimbangkan pertumbuhan PDB yang moderat," jelasnya.

Masih menurut Novita, mayoritas sektor ekonomi telah mengalami pemulihan pascapandemi COVID-19 sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pada 2023, BNI akan terus konsisten memfokuskan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan dengan mengutamakan kualitas.

Oleh karena itu, BNI melakukan transformasi dengan fokus membangun portfolio kredit yang sehat melalui ekspansi pada debitur top tier di masing-masing industri dan regional.

BNI juga fokus mengembangkan solusi transaksi dan ekosistem dalam memenuhi kebutuhan nasabah, meningkatkan Current Account Saving Account (CASA) dan fee based income (FBI) serta mengembangkan infrastruktur teknologi serta inovasi digital.

IKLAN INFOBRAND.ID

Margin bunga bersih (Net Interest Margin/NIM) akan dijaga di kisaran 4,7 persen, salah satunya dengan tetap menjaga perbaikan kualitas aset sehingga dapat menghasilkan margin yang optimal.

"Strategi pertumbuhan konservatif selama dua tahun ini memberikan hasil di mana kami memproyeksikan cost of credit akan turun di bawah 1,5 persen di tahun 2023. Hal ini disebabkan karena perbaikan NPL (Non-Performing Loan) yang semula dari 3 persen menjadi sekitar 2,5 persen," tandasnya.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Tawarkan Surat Utang, Grup Sinarmas Beri Imbal Hasil 10,75%!

Tawarkan Surat Utang, Grup Sinarmas Beri Imbal Hasil 10,75%!
INFOBRAND.ID- Perusahaan yang bergerak dalam jasa usaha pembiayaan sewa guna usaha, anjak piutang dan pembiayaan konsumen, milik grup Sinarmas, yaitu...


Summarecon Agung Bakal Garap Proyek Hunian ASN di IKN Nusantara

Summarecon Agung Bakal Garap Proyek Hunian ASN di IKN Nusantara
INFOBRAND.ID- Emiten properti, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) bakal melebarkan sayap bisnisnya pada 2023. Perusahaan ini terlibat langsung dalam proye...


Anak Usaha Merdeka Copper Gold Bakal IPO pada Kuartal I 2023

Anak Usaha Merdeka Copper Gold Bakal IPO pada Kuartal I 2023
INFOBRAND.ID- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) bakal bawa anak usahanya, PT Merdeka Battery Minerals (MBM) untuk segera melantai di Bursa Efek Indone...


Kino Indonesia (KINO) Optimistis Penjualan Bisa Lebih Baik

Kino Indonesia (KINO) Optimistis Penjualan Bisa Lebih Baik
INFOBRAND.ID- Emiten produk konsumer PT Kino Indonesia Tbk (KINO) optimistis permintaan makanan dan minuman akan sedikit lebih tinggi di momen Imlek d...


Sign In
VIP Members

MOST POPULAR






Index

BRANDING & CSR




Index Index Konsultan Internet Marketing - IMFocus