Rabu, 20 November 2019

Follow us:

infobrand

infobrand

Amalia E. Maulana: Branding & Franchise

Posted by: 03-10-2019 12:25 WIB 187 viewer

Amalia E. Maulana: Branding & Franchise
Managing Director ETNOMARK Consulting, Amalia E. Maulana

JAKARTA, INFOBRAND.ID - Branding bukan hanya seputar menjadikan sebuah nama atau merek menjadi Top of Mind saja. Akan tetapi, aktivitas branding tersebut wajib selalu dilakukan agar brand selalu diingat oleh target audience-nya sehingga menimbulkan transaksi di akhir proses brandingnya. Begitulah kurang lebih kalimat yang disampaikan oleh Managing Director ETNOMARK Consulting, Amalia E. Maulana.

Menurutnya, Top of Mind hanyalah permukaan saja. Paling sering terjadi adalah sebuah brand hanya sampai pada proses dikenal saja oleh konsumen, tapi tidak dipilih. Pengenalan brand ini yang disebut oleh Amalia sebagai proses Cognitive yang adanya di dalam benak atau pemikiran konsumen.

Selanjutnya, kata Amalia, yang harus diperjuangkan dalam interaksi dengan brand adalah proses Afektif, yaitu membuat konsumen mengerti value yang sedang ditawarkan, dan value itu adalah sesuatu yang disukai dan diminati.

“Proses kedua inilah yang seringkali tidak berhasil dilalui dengan baik oleh sebuah brand. Situasi ini membuat posisi brand rapuh. Karena brand yang kuat itu dikenal, dimengerti tawarannya dan kemudian diminati dan karenanya dicari sampai dapat,” ujar Wanita dengan gelar Ph.D. dari School of Marketing, University of New South Wales, Sydney, Australia ini.

Nah, sebagai pemilik brand Franchise, sejauh mana principal memastikan bahwa kekuatan brandnya terjaga? Bukan hanya ada di benak (in mind) tetapi berada di hati (in heart). Maka Top of Mind yang boleh dibilang sebagai sebuah ukuran keberhasilan brand, harus selalu didampingi oleh ukuran keberhasilan lainnya, seperti disampaikan sebelumnya yaitu Top in Heart (diminati).

“Selain end customer, ada lagi yang harus diperjuangkan oleh franchisor yaitu posisinya di dalam hati para franchisee-nya. Apakah Top in Heart ini telah diraihnya atau hanya sekadar hubungan transaksional saja? Itu yang harus menjadi perhatian khusus oleh para franchisor,” kata dia.

Menurut Amalia, sebuah brand franchise bisa dikatakan unggul apabila perusahaannya bisa mengelola berbagai stakeholders dengan baik. Karena terkadang ada seorang franchisor yang tidak mau mengerti atau memahami kebutuhan franchisee-nya dengan kata lain mereka menerapkan rule ‘take it or leave it’. Bisnis-bisnis seperti inilah yang menurut Amalia akan terdegradasi dengan cepat karena mereka menerapkan one-way communication dan leadership.

“Karena seorang franchisee itu berada di garda terdepan dan berhadapan secara langsung dengan konsumennya. Kemudian end-customer need juga kan selalu bergerak dengan dinamika yang begitu cepat, sehingga franchisor itu tidak akan mampu menjaring feedback dan aspirasi ini tanpa adanya kerjasama yang baik dengan franchisee-nya,” papar Amalia.

Oleh karenanya, posisi franchisee menjadi sangat strategis bagi franchisor. Selain sebagai insights generator, franchisee juga perlu dipandang sebagai brand ambassador dan guardian. “Kesimpulannya adalah baik franchisor maupun franchisee akan sama-sama menghasilkan tangible dan intangible benefits,” tutup Amalia.[]


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


3 Dompet Digital Terpopuler di Indonesia, Go-Pay Masih Juaranya!

3 Dompet Digital Terpopuler di Indonesia, Go-Pay Masih Juaranya!
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Perkembangan teknologi yang semakin masif telah berhasil membawa perubahan pada semua aspek di kehidupan manusia, tak terkecua...


Perhimpunan WALI Ingin Bisnis Franchise Indonesia Go Internasional

Perhimpunan WALI Ingin Bisnis Franchise Indonesia Go Internasional
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Berdiri sejak 20 tahun lalu, Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI) masih menjadi asosiasi andalan yang menjadi ruj...


Emir Pohan: Legalitas, Instrumen Keberhasilan Franchise

Emir Pohan: Legalitas, Instrumen Keberhasilan Franchise
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Hukum menjadi sesuatu yang sangat penting dalam berkehidupan di negara ini. Semua kegiatan maupun aktivitas harus mengacu pada...


WFA Percaya Merek Waralaba Indonesia Bisa Berkembang di Pasar ASEAN

WFA Percaya Merek Waralaba Indonesia Bisa Berkembang di Pasar ASEAN
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Troy Franklin, COO South East Asia World Franchise Associates (WFA) meyakini kalau merek waralaba Indonesia memiliki peluang y...