Kamis, 21 Maret 2019

Follow us:

infobrand

infobrand

Kemenperin Dorong Industri Daur Ulang di Sektor Otomotif

Posted by: 11-02-2019 09:16 WIB 65 viewer

Kemenperin Dorong Industri Daur Ulang di Sektor Otomotif
Foto: dok istimewa

Kementerian Perindustrian mendorong implementasi industri daur ulang atau recycle industry untuk sektor otomotif. Konsep tersebut dinilai mampu mendongkrak daya saing ekspor manufaktur Tanah Air, sekaligus bisa berkontribusi dalam menerapkan circular economy yang menjadi bagian dari industri 4.0.

“Sekarang 73% ekspor kita ditopang dari industri manufaktur dan sektor otomotif menjadi salah satu andalan,” ucap Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat Seminar Nasional Kesiapan Sumber Daya manusia Industri Manufaktur Menghadapi Revolusi Industri 4.0 di SMK Ananda Mitra Industri Deltamas di Cikarang, Jawa Barat, Rabu (6/2).

Pada Januari-September 2018, jumlah ekspor mobil utuh (completely built up/CBU) mencapai 187.752 unit. Angkanya naik 10,4% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Kemudian, ekspor sepeda motor dari Indonesia, pada 2018 naik melejit 46,3% menjadi 575.000 unit. Ekspor sektor otomotif diperkirakan jumlahnya terus naik seiring rencana diterapkannya kebijakan fiskal, seperti harmonisasi tarif dan revisi besaran Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Karena itu, Menperin mengajak para pelaku industri otomotif nasional agar terus meningkatkan daya saingnya, dengan bersinergi mengusung ekonomi berkelanjutan melalui daur ulang, salah satunya plastic recycle. Tren saat ini, komponen besar dalam kendaraan seperti, bumper, fender, dan dashboard pada mobil tidak lagi menggunakan stainless steel, tetapi menggunakan kandungan plastik.

Ajakan Menperin tersebut sekaligus untuk mengakomodasi standar-standar keberlanjutan dari 10 prioritas nasional di dalam inisiatif Making Indonesia 4.0. “Plastik itu bukan sampah, dari segi cost plastik adalah bahan baku yang relatif lebih kompetitif dibanding yang lain, dan menyerap emisi lebih rendah,” kata Airlangga.

Menurut Airlangga, apabila industri otomotif menggunakan virgin plastic, maka biaya produksi akan lebih mahal. Terlebih apabila dengan impor virgin plastic, kebutuhan devisa akan menjadi lebih tinggi, karena saat ini Indonesia baru mampu memproduksi

satu juta ton virgin plastic, padahal kebutuhannya mencapai lima juta ton. “Karena itu pemerintah mendorong yang namanya circular economy, yang bagian juga dari industri 4.0,” tegasnya.

Menperin menilai, kapasitas daur ulang plastik di Tanah Air masih jauh dari standar, padahal masih bisa ditingkatkan. Saat ini, di dalam negeri baru mampu mendaur ulang 12,5 persen dari standar industri yang seharusnya yakni 25 persen.

Padahal kata Airlangga, konsep ekonomi berkelanjutan dinilai dapat meningkatkan nilai tambah di dalam negeri. “Circular economy itu penting, karena akan menjadi kunci daya saing industri ke depan, semakin banyak recycle industry, semakin kompetitif,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu implementasi industri daur ulang di sektor otomotif yang sudah berjalan adalah pembuatan blok mesin, 80% persen sudah menggunakan material daur ulang. “Karena aluminum alloy itu masuk recycle material, saya tegaskan kembali bahwa recycle industry ini adalah sesuatu yang harus dilakukan, jadi tidak perlu khawatir,” ujar Airlangga.
Kemudian apabila dilihat dari persektoral, aluminium sendiri sudah menjadi salah satu yang circular economy-nya tinggi, yakni sudah di atas 70%, sehingga komponen kendaraan yang menggunakan bahan recycle aluminium,  seperti blok mesin dan pelek mobil lebih kompetitif dan memiliki daya saing tinggi.  “Kalau misalnya industrinya harus 100 persen virgin aluminum, mobil tidak akan ada yang kompetitif, karena cost-nya akan tinggi,” jelas Airlangga.

Agar terus meningkatkan daya saing, konsep ekonomi berkelanjutanini tak hanya untuk aluminium dan plastik saja, karena baja yang merupakan salah satu komponen utama dalam bodi mobil bisa didaur ulang melalui scrap. “Makanya, industri recycle ini terus kami dorong. Bahkan, di dalam WEF kemarin, didorong pula circular economy untuk perbankan, jadi perbankan untuk mendukung circular economy,” jelasnya.

Subtitusi impor

Airlangga menambahkan, ekonomi berkelanjutanini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengimplementasikan kebijakan substitusi impor yang menjadi prioritas Kementerian Perindustrian di tahun 2019, sehingga sebisa mungkin bahan baku yang tadinya impor, dibuat di dalam negeri. “Sekarang pemerintah sudah memakai formula, untuk mengurangi impor adalah substitusi impor, kemudian untuk mendorong ekspor dengan meningkatkan investasi berorientasi ekspor,” imbuhnya.

Dengan formula yang diterapkan tersebut, diharapkan terjadi loncatan pertumbuhan ekonomi nasional yang signifikan. Karena, kata Airlangga, target Making Indonesia 4.0 adalah capaian 10 besar perekonomian terkuatdi dunia pada tahun 2030.

Kemudian untuk meningkatkan investasi yang berorientasi ekspor, pemerintah  menggenjot melalui keringanan pajak antara lain tax holiday dan super deductible tax atau pengurangan pajak di atas 100 persen. “Insentif fiskal ini akan diberikan kepada industri yang terlibat dalam program pendidikan vokasi serta melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang) untuk menghasilkan inovasi,” tegas Airlangga.

Airlangga menyampaikan, penerapan super deductible tax sejalan dengan inisiatif di dalam peta jalan Making Indonesia 4.0. Artinya, pemberian fasilitas ini selain melengkapi insentif fiskal tax allowance dan tax holiday, akan mengakselerasi industri manufaktur nasional agar siap menuju revolusi industri 4.0.

“Insentif pajak ini juga diberikan guna mempercepat peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Indonesia dalam menyongsong revolusi industri keempat. Untuk bertransformasi ke era industri digital, dibutuhkan reskilling agar mereka mampu berkompetisi,” paparnya.

Pengembangan SDM terampil merupakan salah satu strategi guna menangkap peluang bonus demografi yang akan dialami Indonesia pada tahun 2020-2030. Tumbuhnya jumlah angkatan kerja yang produktif ini dapat menggenjot kinerja ekonomi nasional.

Kemenperin telah menggulirkan berbagai program pendidikan dan pelatihan vokasi dalam menuju era industri 4.0. Misalnya, pendidikan vokasi yang link and match antara industri dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).  Untuk pengembangan SDM di politeknik, Kemenperin punya program skill for competitiveness (S4C) yang bekerja sama dengan Swiss dalam menerapkan pendidikan sistem ganda (teori dan praktik).

 


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Tingkatkan Efektivitas, Kemendag Perbarui Ketentuan Wajib Label Beras Kemasan

Tingkatkan Efektivitas, Kemendag Perbarui Ketentuan Wajib Label Beras Kemasan
Kementerian Perdagangan melakukan beberapa perubahan ketentuan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 59 Tahun 2018 tentang Kewajiban Pencantuman L...


Kemenkeu Raih Indonesia Branding Campaign of the Year 2019

Kemenkeu Raih Indonesia Branding Campaign of the Year 2019
INFOBRAND.ID - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) baru-baru ini meraih penghargaan Indonesia Branding Campaign of the Year 2019 di Jakarta. Hal ini tak l...


Perkuat Jaringan, Anak Usaha Telkom Caplok Menara PST

Perkuat Jaringan, Anak Usaha Telkom Caplok Menara PST
INFOBRAND.ID - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya, PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) baru-baru ini mengakuisisi per...


Ini Bocoran Tarif MRT dan LRT yang Diusulkan Pemprov DKI

Ini Bocoran Tarif MRT dan LRT yang Diusulkan Pemprov DKI
INFOBRAND.ID – Layanan Moda Raya Terpadu (MRT) dan  Light Rail Transit (LRT) masih menjadi perbincangan hangat di media-media nasional, ter...


Pengumuman! Garuda Indonesia Layani Penerbangan Jakarta - Nagoya

Pengumuman! Garuda Indonesia Layani Penerbangan Jakarta - Nagoya
INFOBRAND.ID – Kabar gembira bagi anda yang memiliki rencana berlibur ke Jepang dalam waktu dekat ini. Pasalnya, maskapai penerbangan Garuda Ind...


Inspiratif, Menperin Airlangga Hartarto Raih Penghargaan Obsession Awards 2019

Inspiratif, Menperin Airlangga Hartarto Raih Penghargaan Obsession Awards 2019
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meraih penghargaan Obsession Awards 2019 untuk kategori Best Achiever in Ministry. Penghargaan ini diberikan...


PLN Beri Diskon Tambah Daya Listrik Hingga 100%

PLN Beri Diskon Tambah Daya Listrik Hingga 100%
INFOBRAND.ID – PT PLN (Persero) mengabarkan bahwa pihaknya telah memberikan potongan harga atau diskon khusus kepada para pelanggannya yang ingi...


Kemenperin Angkat Sarung Jadi ‘New Lifestyle’

Kemenperin Angkat Sarung Jadi ‘New Lifestyle’
Kementerian Perindustrian turut memeriahkan acara Festival Sarung Indonesia 2019 yang digelar di Jakarta, beberapa waktu lalu. Dukungan ini melalui fa...


Masuki Era Industri 4.0, Kemendag Siapkan Strategi Peningkatan Ekspor

Masuki Era Industri 4.0, Kemendag Siapkan Strategi Peningkatan Ekspor
Di tengah ketidakpastian perekonomian dunia, meningkatnya tensi perdagangan antarnegara, dan perkembangan tekonologi, Kementerian Perdagangan telah me...


PACT Centre: Bukti Panasonic dalam Memberikan Pelayanan Maksimal

PACT Centre: Bukti Panasonic dalam Memberikan Pelayanan Maksimal
PT Panasonic Gobel Indonesia, salah satu usaha terbesar di Indonesia resmi menjalin kerjasama dengan Tana Shop selaku penjual produk khusus Panasonic...


UMKM Indonesia Masih Belum Maksimal Garap Peluang Go Digital, Kenapa?

UMKM Indonesia Masih Belum Maksimal Garap Peluang Go Digital, Kenapa?
INFOBRAND.ID – Di era digital ini, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) perlu mendapat dukungan maksimal dari pemerintah. Hal ini sejalan deng...


Kemendag Dukung Pelaksanaan BUMN-UKM Great Sale 2019 di Solo

Kemendag Dukung Pelaksanaan BUMN-UKM Great Sale 2019 di Solo
Kementerian Perdagangan berkomitmen terus meningkatkan pemasaran produk usaha kecil menengah (UKM), salah satunya melalui keikutsertaan dalam pameran....


Kemenperin Dorong Industri Daur Ulang di Sektor Otomotif

Kemenperin Dorong Industri Daur Ulang di Sektor Otomotif
Kementerian Perindustrian mendorong implementasi industri daur ulang atau recycle industry untuk sektor otomotif. Konsep tersebut dinilai mampu mendon...


Terra Drone Berinvestasi di Perusahaan Jasa Drone AeroGeosurvey Indonesia

Terra Drone Berinvestasi di Perusahaan Jasa Drone AeroGeosurvey Indonesia
Pada Januari 2019, telah dilakukan kolaborasi antara Terra Drone dengan AeroGeosurvey Indonesia melalui investasi berupa modal dan teknologi. Sebagai...


GOJEK Bersama Bank Indonesia Sulawesi Utara Beri Pelatihan Wirausaha untuk 200 UMKM

GOJEK Bersama Bank Indonesia Sulawesi Utara Beri Pelatihan Wirausaha untuk 200 UMKM
Guna mendukung inisiatif Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sulawesi Utara, GOJEK, perusahaan penyedia layanan mobile on-demand dan pembayaran berbasis...


Sign In
VIP Members

BRAND UPDATE










Index

EDITOR NOTES




Index

OPINIONS




Index