Rabu, 24 April 2024

Follow us:

infobrand
10th INFOBRAND

Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh di atas 5% di Tahun 2024

Posted by: 851 viewer

Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh di atas 5% di Tahun 2024
Noer Azam Achsani School of Business, IPB University memberikan seminar dalam event INFOBRAND SUMMIT 2024.

INFOBRAND.ID - Memasuki tahun 2024, ekonomi global masih dipengaruhi oleh kondisi geopolitik perang Rusia dengan Ukraina belum juga menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Kondisi tersebut mengakibatkan kenaikan harga komoditas internasinal, berupa inflasi tinggi yang menambah beban hidup bagi sebagian besar penduduk dunia.

”Mengutip data OECD (Organization of Economic Co-operation and Development), per bulan November 2023, inflasi tertinggu di Argentina 160% naik dari tahun sebelumnya 92,4%, Amerika mencapai 3,1% namun turun dari tahun sebelumnya 7,1%, sementara Indonesia 2,9% juga turun dari tahun sebelumnya di 5,4%,” ungkap Prof Noer Azam Achsani, dalam seminarnya di kegiatan INFOBRAND SUMMIT 2024, yang berlangsung pada (18/1/2024).

Untuk menekan inflasi tersebut tentu akan berimbas pada naiknya suku bunga. Mengutip data Bank Indonesia, di bulan Desember, Argentina menetapkan Suku Bunga 98,3% naik dari tahun sebelumnya sebesar 70,9%, sementara Amerika Serikat 5,5% naik dari tahun sebelumnya 4,3%, dan Indonesia 6,0% juga naik dari tahun sebelumnya 5,5%.

IKLAN INFOBRAND.ID

Dengan dinamina ekonomi tersebut, apa dampak yang akan dialami oleh Indonesia di tahun 2024? Noer Azam mengatakan, melihat dinamika ekonomi Indonesia, resesi sudah menjadi siklus. Pertama Indonesia mengalami resesi pertama sejak kemerdekaan pada tahun 1963. Pada tahun 1968 – 1977, petumbuhan ekonomi konsisten dengan rata-rata 7%. Namun di tahun 1998 ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan negatif -13,1%.

”Pertumbuhan ekonomi yang dicapai selama hampir 30 tahun hilang seketika, menunjukkan fondasi ekonomi Indonesia yang sangat rapuh. Tahun 2020 ekonomi Indonesia kembali mengalami resesi dengan pertumbuhan sebesar -2,07%,” ungkap Noer Azam.

Lebih lanjut Noer Azam menjelaskan, pada resesi ekonomi tahun 2020, ekonomi Indonesia tumbuh negatif (yoy) selama 4 periode berturut-turut (TW II-2020 s.d TW I - 2021) persen, mulai TW II 2021 ekonomi kembali tumbuh positif di level 7,1% . Tahun 2022 secara keseluruhan ekonomi tumbuh 5,31% sedangkan tahun 2023  dan 2024 diproyeksikan tumbuh sekitar 5,0% dan 5,15%.

”Asumsi pertumbuhan 2024 dalam RAPBN 2024 ditargetkan 5,2%, namun prediksi saya sekitar 5,15%,” imbuh Noer Azam.

Adapun proyeksi pertumbuhan sektoral untuk tahun 2024, 10 sektor tertinggi antara lain; Transportasi dan Pergudangan 8,9%, Jasa Lainnya 8,1%, Informasi dan Komunikasi 7,7%, Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 7,5%, Jasa Perusahaan 7,3%, Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 7,3%, Pengadaan Listrik dan Gas 5,2%, Pengadaan Air Pengelolaan Sampah Limbah dan Daur Ulang 5,2%, Perdagangan Besar dan Eceran Reparasi Mobil dan Kendaraan 5,0%, dan Industri Pengolahan 4,2%.

IKLAN INFOBRAND.ID

Mengutip hasil Survey Prompt Manufacturing Bank Indonesia Menunjukkan bahwa kinerja lapangan usaha Industri Pengolahan pada triwulan II-2023 berada pada fase ekspansi dan terus mengalami peningkatan. Nilai PMI-BI triwulan II-2023 sebesar 52,4%, lebih tinggi dari 50,7% pada triwulan sebelumnya. Pada triwulan III-2023, kinerja Industri Pengolahan diprakirakan kembali meningkat dengan indeks 53,5%.

Untuk perkembangan dunia usaha, Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Menunjukkan kinerja kegiatan dunia usaha meningkat pada triwulan II 2023 yang tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 16,62%, naik dibandingkan pada triwulan I 2023 yang sebesar 11,05%. Pada triwulan III 2023, Kegiatan dunia usaha diperkirakan akan semakin menguat dengan prakiraan SBT sebesar 15,42%.

”Terakhir, indikator lainnya, Indeks Keyakinan Konsumen Sudah Kembali Ke Level Sebelum Covid-19 Sejak November 2021 dan Nilainya Konsisten Diatas 100 Sampai Agustus 2023,” tutup Noer Azam.

Baca berita lainnya di Google News


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Article Related


Hari Bumi, Allianz Indonesia Jaga Bumi melalui Pelestarian Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat

Hari Bumi, Allianz Indonesia Jaga Bumi melalui Pelestarian Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Memperingati Hari Bumi, 22 April, Allianz Indonesia senantiasa berkomitmen pada tanggung jawab sosial perusahaan, terutama dal...


Pendiri Puteri Indonesia, Mooryati Soedibyo Tutup Usia

Pendiri Puteri Indonesia, Mooryati Soedibyo Tutup Usia
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Pendiri Yayasan Puteri Indonesia, politisi, serta tokoh jamu tradisional, Mooryati Soedibyo Rabu (24/4/2024) ini meninggal dun...


Bergabungnya Tiktok-Tokopedia akan Membuka Pasar UMKM Lebih Luas

Bergabungnya Tiktok-Tokopedia akan Membuka Pasar UMKM Lebih Luas
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Edy Misero menyatakan, bergabungnya dua perusahaan raksasa, Tiktok dan...


Hari Bumi 2024, Blibli Gandeng EcoTouch kelola Limbah Fesyen

Hari Bumi 2024, Blibli Gandeng EcoTouch kelola Limbah Fesyen
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Blibli menggandeng EcoTouch untuk mengelola limbah fashion melalui Fashion Take Back Program pada 22 April - 3 Mei 2024 untuk...