Rabu, 17 April 2024

Follow us:

infobrand
10th INFOBRAND

TaniHub Group dan Pemprov Jabar Perkuat Ekonomi Pelaku Usaha Tani

Posted by: 1602 viewer

TaniHub Group dan Pemprov Jabar Perkuat Ekonomi Pelaku Usaha Tani
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri) dan President TaniHub Group Pamitra Wineka (kanan) menunjukkan MoU yang telah ditandatangani kedua belah pihak.

JAKARTA - TaniHub Group, startup agritech terkemuka di Indonesia mendukung peningkatan ekonomi para pelaku usaha tani di daerah melalui kolaborasi dengan pemerintah setempat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kolaborasi strategis antara kedua belah pihak diresmikan pada Jumat, 26 Maret 2021, di Kampung Pasir Angling yang terletak di Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, Bandung. Pada kesempatan tersebut, President TaniHub Group Pamitra Wineka dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menandatangani MoU, dilanjutkan dengan penandatanganan PKS oleh Director of Supply Chain TaniHub Group Sariyo dan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat Dadan Hidayat.

Nota kesepahaman tersebut memungkinkan TaniHub Group dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk melakukan berbagai upaya bersama dalam meningkatkan kemampuan, kapasitas, dan kualitas produksi para pelaku usaha tani melalui perluasan akses pasar dan permodalan. Sebagai contoh, kedua belah pihak akan mengelola pusat distribusi pangan untuk mendukung Program Petani Milenial Jawa Barat.

IKLAN INFOBRAND.ID

Perjanjian tersebut juga mencakup pengembangan dan integrasi ekosistem pertanian, yang juga termasuk perkebunan, perikanan dan kelautan serta peternakan. Kedua belah pihak juga akan mengembangkan teknologi informasi dan komunikasi serta inovasi untuk mendorong peningkatan skala usaha pertanian. PKS yang ditandatangani kedua belah pihak difokuskan untuk pengembangan dan penerapan teknologi digital untuk mendukung para petani milenial di Jawa Barat, terutama di bidang tanaman pangan dan hortikultura.

President TaniHub Group Pamitra Wineka mengatakan bahwa TaniHub Group mendukung program Pemerintah Provinsi Jawa Barat karena pelaku usaha tani di daerah membutuhkan gebrakan transformatif dan inovatif dari hulu ke hilir. Dia berharap, bentuk kolaborasi seperti ini dapat menjadi contoh bagi daerah-daerah lain, karena untuk membawa perubahan, dibutuhkan ide-ide segar dan kemauan untuk saling bekerja sama antara berbagai pemangku kepentingan.

“Seperti halnya TaniHub Group yang dibangun oleh kolaborasi antara anak muda dan orang-orang yang berpengalaman untuk memecahkan masalah di pertanian kita, maka kolaborasi strategis antara pelaku industri dan pemerintah merupakan hal yang tidak terelakkan,” kata Pamitra.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan kerjasama yang terbentuk antara pihaknya dan TaniHub Group dapat meningkatkan kesejahteraan hidup para petani melalui penyederhanaan mata rantai pasok.

“Kemarin saya video conference dengan salah satu petani singkong yang kebingungan menjual hasil panennya. Dengan TaniHub Group, kita atasi persoalan itu dengan membeli langsung hasil panen dari para petani dan mengirimkan langsung ke konsumen dengan mengandalkan teknologi digitalnya,” jelas Kang Emil.

IKLAN INFOBRAND.ID

Kerjasama ini merupakan kelanjutan dari kunjungan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ke National Fulfilment Center (NFC) Cikarang milik TaniHub Group pada Februari 2021. Kang Emil mengunjungi NFC Cikarang untuk memastikan kesiapan ekosistem dan infrastruktur pertanian TaniHub Group dalam rangka mendukung program revolusi pertanian 4.0 yang telah diluncurkannya.

Sebelumnya, melalui akun Instagram-nya, Kang Emil mengumumkan bahwa pihaknya sedang mencari 5.000 petani milenial dengan cara melakukan revolusi pertanian 4.0 yang berbasis teknologi. Dalam program tersebut, pemerintah akan memfasilitasi lahan pertanian dan permodalan untuk para petani muda yang tertarik bergabung.

Data Kementerian Pertanian menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Barat sebagai sentra produksi tani memiliki luas lahan pertanian lebih dari 2,5 juta hektar untuk tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan. Selain itu, berdasarkan data yang terangkum dalam program pertanian 4.0 Jawa Barat, terdapat potensi besar di aquaculture di pesisir Pantai Selatan Jawa Barat yang membentang sejauh 400 kilometer. Jawa Barat juga memiliki sentra-sentra processing produk pangan yang tersebar di seluruh wilayahnya, sehingga dapat menjadi pasar yang siap menyerap hasil pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan yang dihasilkan oleh provinsi tersebut.

Baca berita lainnya di Google News


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Article Related


Pertahankan Kesetiaan Pelanggan, Brand Harus Terus Berinovasi

Pertahankan Kesetiaan Pelanggan, Brand Harus Terus Berinovasi
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Brand dan perusahaan di seluruh dunia saat ini berhadapan dengan lanskap bisnis yang semakin kompetitif dengan perubahan yang...


Sukseskan Mudik-Balik 2024, PT PP Optimalkan Fasilitas Rest Area KM 260B Banjaratma

Sukseskan Mudik-Balik 2024, PT PP Optimalkan Fasilitas Rest Area KM 260B Banjaratma
INFOBRAND.ID, JAKARTA - BUMN konstruksi dan investasi, PT PP (Persero), melalui anak usaha PT PP Sinergi Banjaratma yang bergerak dalam bidang Rest Ar...


Periode Lebaran 2024, AirNav Layani 52.567 Pergerakan Pesawat

Periode Lebaran 2024, AirNav Layani 52.567 Pergerakan Pesawat
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Perusahaan Umum Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia melayani 52.567 pe...


Soal Bangun Pabrik di Indonesia, Begini Kata CEO Apple

Soal Bangun Pabrik di Indonesia, Begini Kata CEO Apple
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Chief Executive Officer (CEO), Apple Tim Cook menyatakan, pihaknya mempertimbangkan pembangunan pabrik produksi Apple di Indon...